Ustaz Sambo Ungkap Alasan Ridho Rahmadi Mundur dari Ketum Partai Ummat

Ustaz Sambo Ungkap Alasan Ridho Rahmadi Mundur dari Ketum Partai Ummat

Nasional | sindonews | Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:20
share

Ridho Rahmadi yang merupakan menantu M Amien Rais mengundurkan diri dari jabatan ketua umum Partai Ummat. Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Ummat Ustaz Ansufri Idrus Sambo mengungkap beberapa alasan yang membuat Ridho menanggalkan jabatan tersebut.

"Jadi alasan utama kesulitan untuk membagi waktu, pikiran, dan tenaga antara Partai Ummat dan direktur politeknik AI di Jogja," ujar Ustaz Sambo kepada SindoNews, dikutip Sabtu (29/8/2026).

Menurut Ustaz Sambo, Ridho sudah mencoba selama satu tahun bolak-balik Jakarta-Yogyakarta untuk mengurus politeknik dan Partai Ummat. "Tapi akhirnya tidak kuat juga, sehingga berdampak pada kesehatan beliau."

Ustaz Sambo menambahkan, pengunduran diri Ridho juga merupakan hasil renungan dan juga hasil konsultasi dengan Ketua Majelis Syura Partai Ummat M Amien Rais, keluarga, dan juga dengan dirinya sebagai majelis syura.

Baca Juga: Ridho Rahmadi Menantu Amien Rais Mundur dari Ketua Umum Partai UmmatSebelumnya, dalam pernyataan resmi Majelis Syura Partai Ummat yang dikeluarkan pada 27 Agustus 2026 dan ditandatangani Ketua Majelis Syura Partai Ummat M Amien Rais disebutkan bahwa Majelis Syura telah mengadakan Musyawarah Majelis Syura ke-8 pada Rabu, 26 Agustus 2026. Hasil dari Musyawarah Majelis Syura tersebut adalah menerima pengunduran diri Ketua Umum Partai Ummat Ridho Rahmadi dan Sekretaris Jenderal Taufik Hidayat.

"Majelis Syura Partai Ummat secara resmi telah menerima surat pengunduran diri tertulis yang diajukan oleh Ketua Umum DPP Partai Ummat, Ridho Rahmadi, serta Sekretaris Jenderal DPP Partai Ummat, Taufik Hidayat, S.Sos.,MA. Merujuk pada ketentuan Bab VII Pasal 14 ayat (1) Anggaran Dasar Partai Ummat, Majelis Syura menghormati keputusan tersebut dan menyatakan menerima pengunduran diri yang dimaksud. Majelis Syura menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya serta ucapan terima kasih yang mendalam atas seluruh dedikasi, khidmat perjuangan, dan kontribusi nyata yang telah dicurahkan selama menakhodai kepengurusan eksekutif pusat," demikian pernyataan tersebut.

Majelis Syura menegaskan kepada publik bahwa transisi kepemimpinan ini merupakan bentuk perputaran roda organisasi berkala yang biasa terjadi demi penyegaran berkepanjangan serta pembagian beban kerja struktural di tingkat pusat. Langkah ini diambil secara kolektif untuk memastikan gerak partai menjadi lebih dinamis dan responsif. Kedua tokoh pimpinan utama tersebut dipastikan tetap aktif berjuang di dalam kepengurusan struktural partai dengan formasi penugasan yang baru.

"Guna menjamin kepastian hukum, kelancaran administrasi, serta menjaga ritme kerja organisasi di tingkat pusat agar tetap solid berjalan, Majelis Syura Partai Ummat menetapkan: Ir. H. Ansufri ID Sambo (Sekretaris Majelis Syura) sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum DPP Partai Ummat. Muhammad Sadiq sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal DPP Partai Ummat. Penunjukan formasi transisi ini berbasis pada prinsip meritokrasi, integritas, serta loyalitas, guna memastikan gerak administrasi dan operasional kepengurusan pusat tetap berjalan efektif."

Plt DPP ditugaskan untuk segera melakukan konsolidasi organisasi nasional serta mempersiapkan proses pendaftaran perubahan administratif kepengurusan transisi ini kepada Kementerian Hukum (Kemenkum) Republik Indonesia guna mendapatkan pengesahan resmi.

"Majelis Syura mengimbau kepada seluruh jajaran pengurus di daerah dan kader di seluruh Indonesia untuk tetap fokus menjalankan program kerja partai dan bersatu padu mendukung kepemimpinan transisi yang sah ini," demikian pernyataan tersebut.

Topik Menarik