Wamentan Sudaryono Dikabarkan Gantikan Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN

Wamentan Sudaryono Dikabarkan Gantikan Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN

Nasional | sindonews | Rabu, 22 Juli 2026 - 08:13
share

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono dikabarkan bakal menduduki jabatan sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Dia menggantikan Nanik S. Deyang yang menyatakan mundur dari jabatannya lantaran harus menjalani perawatan medis di luar negeri.

Dikutip dari laman resminya, Sudaryono atau akrab disapa Mas Dar merupakan anak petani dari Dukuh Mangunrejo, Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Provinsi Jawa Tengah. Dia adalah anak semata wayang dari pasangan Yahyo dan Suwarni.

Pria kelahiran Grobogan, 23 Januari 1985 ini menjadi Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah di usia 38 tahun. Sudaryono merupakan mantan ajudan Ketua Umum Partai Gerindra yang juga Presiden terpilih Prabowo Subianto.

Baca juga: Surplus Beras, Wamentan Sudaryono Ungkap Indonesia Siap Jadi Lumbung Pangan Dunia

Sudaryono menjadi ajudan Prabowo pada 2010 selepas menempuh pendidikan di Jepang. Sudaryono memiliki karier politik yang cemerlang. Di Gerindra, dia sempat menjadi Dewan Pembina Pedagang Pejuang Indonesia Raya (Papera), organisasi sayap Gerindra. Sebelumnya, Sudaryono juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI). Sekarang, Sudaryono ditugasi Prabowo memimpin Gerindra Jawa Tengah.

Sebelumnya, Asisten khusus Presiden Bidang komunikasi dan Kebijakan, Dirgayuza Setiawan, membenarkan kabar mundurnya Nanik S Deyang dari Kepala BGN. "Hari ini, 22 Juli 2026, Ibu Nanik Deyang berpamitan kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan jantung. Beliau juga mengundurkan diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional," ujar Dirgayuza, Rabu (22/7/2026).

Lihat video: Wamentan Sudaryono Tegaskan Industri Wajib Beli Susu Peternak Lokal

Dirgayuza kemudian membagikan tautan Facebook akun Nanik yang juga menuliskan kalimat pamit kepada Presiden Prabowo. "Dengan berat hati akhirnya saya pamit Bapak Presiden untuk melakukan pengobatan di LN untuk jantung saya, rencananya hari ini, Rabu ( 22/7) saya berangkat," tulis Nanik.

"Ini bukan karena tidak percaya dokter yg hebat di Indonesia, tapi untuk second opinion dan kebetulan ada kawan yang merekomendasikan di tempat yang mau saya tuju," sambungnya.

Nanik menyampaikan maaf kepada Presiden Prabowo karena harus mengajukan pengunduran diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional.

"Saya sampaikan ke Presiden juga dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN, demi kesehatan saya, dan karena presiden prihatin dan kasihan dengan saya, presiden menyetujui, namun saya diminta tetap ikut mengawasi BGN," kata dia.

Saat ini, Presiden Prabowo belum memutuskan siapa yang akan mengganti Nanik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Nanik dilantik menjadi Kepala BGN pada 8 Juni 2026 menggantikan Dadan Hindayana yang terjerat kasus korupsi.

Topik Menarik