Gerakan Doom Tra Kosong, Masyarakat Sorong Diajak Belajar Bahasa Inggris
Program pelatihan Bahasa Inggris bertajuk 'Doom Tra Kosong!' digelar untuk masyarakat di Pulau Doom, Distrik Sorong Kepulauan, Kota Sorong, Papua Barat Daya. Fasilitas sejumlah ruang kelas beberapa sekolah disulap menjadi pusat belajar Bahasa Inggris bagi ratusan peserta.
Di antaranya seperti SD Misi Stella Maris Doom, SMA Negeri 4 Kota Sorong (Doom), serta SMP YPK Doom membuka fasilitas kelas mereka untuk mendukung pelaksanaan pelatihan. Selain itu, Gedung Sekolah Minggu Noach juga dimanfaatkan dengan 10 ruangan yang digunakan secara maksimal untuk kegiatan belajar.
Baca juga: 90.447 Sekolah Tidak Ada Guru Bahasa Inggris, Rencana Jadi Mapel Wajib Terancam?
Suasana pembelajaran berlangsung aktif dan dinamis. Peserta dari berbagai kalangan mengikuti pelatihan dengan penuh semangat, mulai dari anak-anak sekolah hingga masyarakat umum. Para trainer memberikan materi secara langsung dengan metode praktis yang mudah dipahami.
Penggagas program, Engelin Yolanda Kardinal menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan yang telah berjalan hingga hari kedua.“Puji syukur kepada Tuhan Yesus Kristus karena kegiatan ini bisa dimulai dan berjalan dengan baik. Ini semua berkat dukungan banyak pihak,” ujar Engelin dalam keterangannya, Selasa (5/5/2026).
Baca juga: Mendikdasmen: Bahasa Inggris Mata Pelajaran Wajib di Tahun 2027
Dia menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah, gereja, serta masyarakat Pulau Doom yang telah memberikan dukungan penuh terhadap program ini. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi kunci utama keberhasilan pelaksanaan kegiatan.
“Kami berterima kasih kepada kepala sekolah dan para guru yang telah menyediakan ruang kelas, juga kepada masyarakat dan para guru yang mengajak anak-anak untuk ikut belajar. Ini luar biasa,” tambahnya.Ketua pelaksana kegiatan, Melkianus Muay (Melki) menyatakan, seluruh tim yang telah bekerja keras mempersiapkan dan menjalankan kegiatan ini dengan baik.
Dalam proses pembelajaran, para guru dan trainer mengedepankan metode yang cerdas dan menyenangkan, sehingga anak-anak merasa nyaman belajar, baik di lingkungan sekolah maupun selama mengikuti pelatihan.
Profil Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, Lulusan Akmil 1995 yang Menjadi Pangdam Cenderawasih
Program “Doom Tra Kosong!” sendiri merupakan kolaborasi antara Yayasan Pulau Doom Papua, Indonesia Brain Camp, Rylich Panorama Hotel dan BPD HIPMI Papua Barat Daya. Pelatihan ini dirancang secara intensif dengan fokus pada penguasaan percakapan Bahasa Inggris yang dapat langsung digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain meningkatkan kemampuan berbahasa, program ini juga diharapkan menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan diri generasi muda di Pulau Doom untuk menghadapi tantangan di masa depan.
“Ini adalah langkah awal yang baik. Kami berharap apa yang kita kerjakan hari ini bisa menjadi dasar bagi masa depan anak-anak Pulau Doom,” tandas Engelin.










