Ditanya Maju Pilpres 2029, Anies: Kita Lihat Nanti
Tokoh nasional Anies Baswedan mengaku belum memikirkan Pilpres 2029. Menurut Anies, saat ini dirinya fokus bekerja untuk orang banyak, antara lain dengan membangun jembatan.
Awalnya, Anies ditanya oleh seorang peserta Kuliah Umum bertema 'Kepemimpinan Transformasional dan Masa Depan Indonesia' yang digelar di Auditorium KH Ahmad Dahlan Kampus 1 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) GKB 2, Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (24/4/2026). Anies ditanya apakah akan maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029. "Ini masih tahun 26 (2026) Bu Farhana," jawab Anies, dikutip dari YouTube UMSIDA1912.
Anies melanjutkan, "Pokoknya begini. Bagian kita itu bekerja untuk orang banyak. Saat ini saya bekerja membangun jembatan di mana-mana, bekerja bikin think tank untuk perkotaan. Jadi biarkan nanti proses 29 (Pilpres 2029) kita lihat nanti."
Baca Juga: Anies Ketemu AHY saat Halalbihalal di Cikeas, Bahas Apa?
Diketahui, belakangan Anies terlibat dalam pembangunan jembatan di sejumlah daerah. Terakhir, melalui akun Instagram-nya, Anies mengunggah Jembatan Titian Persatuan Cilojami (Cilonok-Jamilega) yang berada di Kabupaten Bandung Barat dan Cianjur, Jawa Barat."Di antara Kampung Jamilega dan Kampung Cilonok, warga menyeberang di atas bambu yang sudah lapuk belasan tahun. Setiap pagi, anak-anak sekolah. Setiap sore, ibu-ibu pulang dari ladang. Satu sungai, dua kampung, satu doa yang sama agar selamat sampai seberang," demikian dikutip dari akun Instagram @aniesbaswedan.
Anies menambahkan, "Hari itu doa mereka dijawab oleh kita semua yang dekat. Jembatan Titian Persatuan berdiri karena ratusan orang yang tidak kenal satu sama lain percaya pada satu hal sederhana. Tempat-tempat yang jangkauannya jauh, yang sering terlupakan, tidak boleh dibiarkan sendirian."
Gubernur DKI Jakarta 2017-2022 itu juga mengucapkan terima kasih untuk setiap tangan yang ikut membangun. "Terima kasih untuk warga Jamilega dan Cilonok yang menyambut kami dengan hati terbuka. Aksi kecil hari ini, dampak besar esok hari. Mari lanjutkan dengan jembatan berikutnya."










