41 Kios di Pasar Baru Tuban Terbakar, Bupati Lindra Percepat Pemulihan Pedagang
TUBAN, iNews.id – Kebakaran hebat melanda Pasar Baru Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Kamis (23/4/2026) dini hari. Kejadian itu mengakibatkan 41 kios dan los hangus dilahap api.
Kondisi pasar tersebut kini menyisakan puing-puing bangunan. Kerugian materiil yang dialami para pedagang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Petugas pemadam kebakaran gabungan harus berjibaku selama kurang lebih 90 menit sebelum akhirnya api benar-benar berhasil dijinakkan.
Usai api padam, petugas langsung melakukan proses pembasahan untuk menyisir titik-titik api yang masih tersembunyi. Langkah ini dilakukan guna memastikan tidak ada api susulan yang muncul kembali di lokasi reruntuhan.
Seorang pedagang korban kebakaran, Edi Eswanto (38), mengaku kehilangan dua kios beserta seluruh mesin dan bahan baku usahanya.
"Saya ditelepon teman, sampai sini barang-barang sudah hangus semua. Mesin gilingan mi, tepung, alat-alat, habis semua. Harapannya semoga bisa segera diperbaiki karena ini roda pekerjaan saya," tutur pemilik usaha penggilingan mi basah itu.
Bupati Tuban, Aditya Halindra Farizky menjelaskan, saat ini prioritas utama adalah memastikan area aman sebelum dilakukan langkah pembersihan secara menyeluruh.
"Ada clearing area untuk memastikan apakah masih ada titik api. Total ada 41 kios dan los yang terbakar, dimiliki oleh sekitar 15 orang pedagang," ujar Bupati Aditya Halindra Farizky di lokasi kejadian.
Bupati Tuban memperkirakan kerugian sementara mencapai sekitar Rp200 juta, dengan asumsi kerugian rata-rata Rp5 juta per kios. Namun, angka ini diprediksi masih bisa bertambah seiring proses pendataan mendalam oleh tim di lapangan.
Setelah pihak kepolisian menyelesaikan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), Pemerintah Kabupaten Tuban berjanji akan segera melakukan pembersihan area agar para pedagang bisa segera kembali menempati lokasi untuk berjualan.
"Setelah olah TKP selesai, kami akan lakukan pembersihan area. Pedagang akan langsung ditempatkan lagi di sini agar bisa kembali mencari rezeki," kata Bupati yang akrab disapa Mas Lindra tersebut.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Tuban. Sementara itu, para pedagang hanya bisa berharap adanya bantuan modal atau perbaikan fasilitas agar mereka tidak terlalu lama kehilangan penghasilan utama.










