Siswa SMP Kalbar Lempar Molotov di Sekolah, Densus 88: Terinspirasi Pelaku Luar Negeri

Siswa SMP Kalbar Lempar Molotov di Sekolah, Densus 88: Terinspirasi Pelaku Luar Negeri

Nasional | okezone | Rabu, 11 Februari 2026 - 11:05
share

JAKARTA - Detasemen Khusus (Densus 88) Antiteror Polri mengungkap bahwa siswa SMP Negeri Sungai Raya Kalimantan Barat yang melempar bom molotov terinspirasi aksi kekerasan di luar negeri.

Juru Bicara Densus 88 Kombes Mayndra Eka Wardhana menyebut hal itu diketahui dari adanya tulisan nama-nama pelaku aksi kekerasan ekstrem pada tas milik pelaku.

"Nama-nama yang tertera adalah pelaku penembakan massal dan sering dijadikan referensi di komunitas ekstrem online," kata Mayndra kepada awak media dikutip, Rabu (11/2/2026).

Mayndra mencontohkan beberapa nama yang ditulis yakni Stephen Paddock yang melakukan penembakan massal Las Vegas 2017. Ia menyebut aksi itu menjadi salah satu yang paling mematikan dalam sejarah Amerika Serikat.

Kemudian Adam Peter Lanza pelaku penembakan Sandy Hook Elementary School di tahun 2012 yang menewaskan anak-anak usia sekolah dasar dan guru.

 

"Sering dijadikan simbol ekstrem kekerasan nihilistik," ujarnya.

Selanjutnya Seung-Hui Cho yang merupakan pelaku penembakan Virginia Tech 2007. Mayndra menyebut kasus ini menjadi yang banyak dianalisis dalam studi tentang lone wolf dan alienasi sosial.

Keempat, Salvador Ramos yakni pelaku penembakan Uvalde, Texas di 2022 yang menargetkan sekolah dasar. Kelima, Luca Traini yakni pelaku penembakan bermotif rasial di Macerata, Italia di 2018 yang berafiliasi dengan ideologi ekstrem kanan.

Terakhir, Mayndra menyebut siswa tersebut juga menuliskan nama Tarrant yang merujuk pada pelaku serangan teror di Christchurch di Selandia Baru pada 2019.

 

Selain itu, kata dia, pelaku juga turut menuliskan TCC yang merujuk pada singkatan True Crime Community (TCC) atau komunitas kekerasan ekstrem.

"Serta #ZERO DAY yang sering dipakai dalam subkultur kekerasan ekstrem dan merujuk pada hari eksekusi serangan. Juga terkait dengan narasi film “Zero Day” tentang penembakan sekolah," tutupnya.

Topik Menarik