Sempat Surut, Banjir Karawang Kembali Meluas Rendam Ribuan Rumah
KARAWANG, iNews.id - Memasuki hari ke-12 banjir di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, kondisi kembali memburuk setelah sempat surut hingga 90 persen. Pada Rabu (28/1/2026) malam, hujan deras mengguyur wilayah Telukjambe Barat, Telukjambe Timur, dan Karawang Barat, menyebabkan ribuan rumah warga kembali terendam dengan ketinggian air mencapai 1-2 meter.
Hingga Kamis (29/1/2026) malam, debit air terus meningkat setelah Sungai Citarum dan Sungai Cibeet meluap. Arus deras langsung masuk ke permukiman warga, membuat banjir semakin parah dalam waktu singkat.
Data sementara dari BPBD Karawang mencatat, banjir tidak hanya melanda tiga kecamatan tersebut, tetapi juga menyebar ke sedikitnya sepuluh kecamatan dari 20 desa. Ketinggian air di wilayah lain berkisar antara 70 sentimeter hingga 1 meter.
Akibat banjir yang kembali datang, warga di Telukjambe Barat, Telukjambe Timur dan Karawang Barat terpaksa mengungsi untuk ketiga kalinya dalam dua pekan terakhir. Banyak di antara mereka memilih bertahan di emperan warung pinggir jalan atau lokasi yang dianggap lebih aman dari genangan air.
Sejumlah pengungsi mengaku lelah menghadapi banjir berulang. “Rumah baru saja dibersihkan, ditempati dua hari, banjir datang lagi,” kata Enday, salah seorang warga.
Hal senada disampaikan Oti, yang harus berpindah tempat pengungsian setiap kali banjir datang.
Suasana malam di Karawang kembali dipenuhi genangan air yang merendam ribuan rumah warga, menambah panjang derita masyarakat yang sudah berulang kali kehilangan tempat tinggal akibat banjir.










