Mengenal Hipotermia, Penyakit yang Sebabkan 799 Orang di Skotlandia Masuk Rumah Sakit

Mengenal Hipotermia, Penyakit yang Sebabkan 799 Orang di Skotlandia Masuk Rumah Sakit

Nasional | BuddyKu | Minggu, 8 Januari 2023 - 15:20
share

JAKARTA, celebrities.id - Hipotermia menjadi topik perbincangan di musim dingin ini. Pasalnya, berdasarkan laporan Scottish Ambulance Service (SAS) atau layanan ambulan Skotlandia, terdapat 799 orang yang dilarikan ke rumah sakit dengan keluhan hipotermia sejak 1-18 Desember 2022.

Hipotermia sendiri tidak hanya bisa dialami oleh orang-orang yang tinggal di negara empat musim dengan cuaca yang ekstrem, beberapa pendaki gunung juga kerap mengalami kondisi yang satu ini.

Lalu, apa itu Hipotermia dan apa saja penyebabnya? Berikut ulasannya dilansir dari berbagai sumber pada Minggu (8/1/2023).

Pengertian Hipotermia

Hipotermia merupakan kondisi saat suhu tubuh turun secara drastis hingga di bawah 35 derajat celcius. Dimana tubuh kehilangan panas lebih cepat dari yang dihasilkan, sehingga hal tersebutlah yang menyebabkan suhu tubuh yang sangat rendah. Karena suhu tubuh normal biasanya berada di suhu 37 derajat celcius.

Ketika suhu tubuh Anda turun, jantung, sistem saraf, dan organ lainnya tidak dapat bekerja secara normal. Jika tidak diobati, hipotermia dapat menyebabkan kegagalan jantung dan sistem pernapasan dan yang paling menakutkan adalah kematian.

Hipotermia sering disebabkan oleh paparan cuaca dingin atau perendaman dalam air dingin. Perawatan utama untuk hipotermia adalah metode menghangatkan tubuh kembali ke suhu normal.

Gejala Hipotermia

Menggigil kemungkinan besar adalah hal pertama yang akan Anda perhatikan saat suhu mulai turun karena itu adalah pertahanan otomatis tubuh Anda terhadap suhu dingin, upaya untuk menghangatkan diri.

Tanda dan gejala hipotermia meliputi:

  1. Gemetaran
  2. Bicara cadel atau bergumam
  3. Pernapasan lambat dan dangkal
  4. Denyut nadi lemah
  5. Kecanggungan atau kurangnya koordinasi
  6. Mengantuk atau energi yang sangat rendah
  7. Kebingungan atau kehilangan ingatan
  8. Penurunan kesadaran
  9. Merah cerah, kulit dingin (pada bayi)

Seseorang dengan hipotermia biasanya tidak menyadari kondisinya karena gejalanya seringkali mulai muncul secara bertahap. Gejalanya pun kadang membuat penderitanya bingung.

Pencegahan Hipotermia

Tetap hangat di cuaca dingin adalah salah satu cara untuk mencegah terjadinya hipotermia. Berikut ini adalah beberapa cara pencegahan yang bisa dilakukan

- Cegah agar panas tubuh tidak keluar : Kenakan topi atau penutup pelindung lainnya untuk mencegah panas tubuh keluar dari kepala, wajah, dan leher. Tutupi tangan dengan sarung tangan.

- Aktivitas yang terlalu berat: Hindari aktivitas yang membuat Anda banyak berkeringat. Mengenakan pakaian basah dan cuaca dingin bisa menyebabkan lebih cepat kehilangan panas tubuh.

- Kenakan pakaian berlapis: Kenakan pakaian yang longgar, berlapis, dan ringan. Pakaian luar yang terbuat dari bahan anti air yang ditenun rapat adalah yang terbaik untuk perlindungan angin. Lapisan dalam wol, sutra, atau polipropilen menahan panas tubuh lebih baik daripada kapas.

- Tetap kering. Tetaplah jaga diri Anda untuk sekering mungkin. Gantilah pakaian basah sesegera mungkin.

Topik Menarik