Loading...
Loading…
Anies Dilarang Hadir di Muktamar Al-Irsyad, Eh Ganjar Malah yang Datang, Refly Harun: Sudah Jelas Keperpihakannya…

Anies Dilarang Hadir di Muktamar Al-Irsyad, Eh Ganjar Malah yang Datang, Refly Harun: Sudah Jelas Keperpihakannya…

Powered by BuddyKu
Nasional | populisid | Selasa, 29 November 2022 - 16:46

Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun menyinggung terkait kabar Anies Baswedan yang diduga dilarang menghadiri acara Muktamar ke-41 Al-Irsyad di Purwokerto pada Jumat (25/11/2022).

Di acara tersebut, Anies Batal hadir dan malah digantikan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Hal itu membuat publik berspekulasi adanya intervensi pemerintah dalam acara itu.

Refly menilai bahwa ada pelarangan Anies hadir di Muktamar Al-Irsyad itu menunjukkan bahwa ada pihak yang takut akan calon presiden dari Nasdem itu makin populer.

Sepertinya penguasa khawatir, takut Anies bertambah populer, bertambah besar, tuturnya dilansir dari suara.com pada Selasa (29/11/2022).

Ia juga mengatakan bahwa pemerintah dalam hal tersebut tampak lebih pro kepada salah satu kader PDI Perjuangan itu.

Menurutnya, ada keberpihakan pemerintah terhadap Ganjar itu tak bisa dipungkiri lagi.

Ini kan menunjukkan diametral bagaimana tiba-tiba lebih pro Ganjar Pranowo, katanya.

Baca Juga: Gak Sulit Menangkan Anies Jadi Presiden, Mantan Anak Buah Prabowo: Sudah Tidak Diragukan

Sudah jelas keberpihakannya, Anies dilarang datang dan sebagai gantinya minta diundang Ganjar Pranowo, ungkapnya.

Ia juga mengatakan jika Ganjar tidak akan diterima di komunitas keagamaan. Hal itu karena Ganjar sudah kental dengan nuansa nasionaliis, tak seperti Anies yang merepresantasikan nuansa kanan.

Baca Juga: Lagi-lagi! Jokowi Kembali Bicarakan Sosok yang Pantas Menggantikan Dirinya, yang Paling Penting Harus

Tentu Ganjar di komunitas keagamaan tidak akan bunyi dibandingkan Anies Baswedan sebenarnya. Karena, Anies memang merepresentasikan nuansa kanan ya memang berbeda dengan Ganjar Pranowo yang nuansanya nasionalis, katanya.

Original Source

Topik Menarik

{
{
{
{
{
{