Loading...
Loading…
Dubes Loyalis Jokowi Kelojotan Lihat Bacapres Diduga Anies Baswedan Sibuk Kampanye, Langsung Dibuat Mingkem sama Refly Harun: Masa Nggak…

Dubes Loyalis Jokowi Kelojotan Lihat Bacapres Diduga Anies Baswedan Sibuk Kampanye, Langsung Dibuat Mingkem sama Refly Harun: Masa Nggak…

Powered by BuddyKu
Nasional | WartaEkonomi | Sabtu, 26 November 2022 - 05:40

Mantan Juru Bicara Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang kini menjadi Duta Besar (Dubes) Kazakhstan-Tajikistan, Fadjroel Rachman dapat sorotan setelah dirinya menyinggung soal bakal capres yang sudah sibuk kampanye.

Meski tak menyebut nama, Loyalis Jokowi itu diyakini menyinggung sosok Anies Baswedan yang gencar melakukan safari politiknya.

Mengenai hal ini, Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun angkat suara. Menurut Refly, kampanye kandidat yang sudah resmi menjadi Capres adalah kampanye yang terjadwalkan oleh penyelenggara yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU). Karenannya, Refly Menganggap, apa yang dilakukan Anies yakni gencar melakukan safari politiknya bukan lah sebuah hal yang negatif atau salah.

Kalau misalnya dia datang dan bersosialisasi dan ramai orang datang ya itu bukan salah dia, masa nggak boleh bersosialisasi? Justru menurut saya ketika masa di luar kampanye inilah untuk menjangkau memperkenakan diri sebanyak-banyaknya ke masyarakat, jelas Refly melalui Kanal Youtube miliknya, dikutip Jumat (25/11/22).

Yang harus dilakukan saat ini sosialisasi kemana-mana nanti saat masa kampanye tidak perlu lagi sosialisasi kemana-mana, jelas Refly.

Bukannya tanpa alasan, menurut Refly dengan konsep yang demikian, kontestasi akan lebih hidup karena saat masa kampanye tidak lagi soal sosialisasi calon tetapi pada hal yang substantif dan berbobot dalaM mengadu gagasan lewat forum debat dsj.

Jadi KPU mengatur acara debat itu selama 3 bulan itu ada 30 kali debat misalnya, bagus itu untuk pendidikan publik. Jadi debatnya itu betul-betul mendalam, jelas Refly.

Jadi biar betul-betul kita kuras pemikiran capres itu, itu yang namanya pendidikan publik yang baik, dari situ kita lihat siapa yang unggul, tambahnya.

Pun Anies saat ini tak punya jabatan apapun yang mengikat dia pada persoalan etik pejabat publik.

Refly pun sampai heran dengan narasi demikian yang bahkan seorang Dubes pun meski tak menyebut nama, terkesan menyerang Anies Baswedan.

Jadi dia keluar lagi ini orang dan kemudian langsung mengkritik Anies, Jelasnya.

Jadi ideologi pendukung Presiden Jokowi adalah kritik lah Anies Baswedan sebanyak-banyaknya karena Anies is The Common Enemy for them, jelasnya.

Sebelumnya, melalui akun Twitternya, Fadjroel menyindir sosok Bacapres yang sudah menurutnya sudah melakukan kampanye.

"Kenapa ada yang mengaku capres sudah kampanye? Tok tok KPU!" cuit Fadjroel di akun Twitter-nya, dikutip Jumat (24/11/22) kemarin.

Original Source

Topik Menarik

{
{
{
{
{