Loading...
Loading…
Hadir Di 135 Negara, Disprz Rayakan 2 Tahun Kesuksesan Di Indonesia

Hadir Di 135 Negara, Disprz Rayakan 2 Tahun Kesuksesan Di Indonesia

Nasional | rm.id | Sabtu, 04 Juni 2022 - 07:56

Disprz, platform pembelajaran dan keterampilan perusahaan bertenaga Artificial Intelligence (AI) merayakan dua tahun berkiprah di Indonesia. Saat ini, Disprz telah digunakan lebih dari 1,7 juta pengguna untuk meningkatkan keterampilan dalam pekerjaan dan karir sumber daya manusia.

Tak hanya, Disprz sudah melayani lebih dari 250 perusahaan di 135 negara.Hal itu, menjadi saksi partisipasi para pemimpin dalam bidang sumber daya manusia dan Learning & Development (L&D) dari perusahaan seperti AIA Indonesia, Bank Danamon, Paragon, Darwinbox, Dayalima (DDI), Bank Raya Indonesia, Happy Fresh, Sayurbox dan banyak lainnya.

Vice President & Business Head, SEA, Vineet Koka mengatakan, Disprz telah hadir selama dua tahun di Indonesia dan berhasil menjadi platform terkemuka di negara ini.

"Kami berusaha keras untuk membantu semua klien kami mengadopsi Learning Experience Platform (LXP) generasi kedua yang menawarkan platform pembelajaran yang dipersonalisasi dan interaktif dengan integrasi konten lokal dan analitik data yang kaya," kata Vineet dalam keteranganya, Jumat (3/6

Salah satu pelanggan utama Disprz, PT Teknologi dan Inovasi Paragon, Miftah Aminmengungkapkan rasa puas telah menjalin kerja sama dengan Disprz.

Baca Juga :
Idul Fitri di Tengah Corona, Wapres Maruf Ingatkan Janji Allah soal Keberkahan

"Selama pandemi kami harus mengubah cara belajar, beralih dari pelatihan manual ke pelatihan online. Kami menggunakan Disprz untuk memfasilitasi pembelajaran interaktif dan eksploratif, terutama bagi lulusan milenial yang merupakan 90% karyawan," kata Miftah.

Perjalanan inspiratif Disprz dimulai pada tahun 2020 ketika dunia terkena dampak buruk dari pandemi Covid-19. Sejak awal perjalanan, Disprz telah berhasil melayani beberapa entitas yang paling mapan di Indonesia, termasuk seperti Deloitte, Korn Ferry, AIA, Sinarmas, Mind ID serta beberapa nama usaha besar lainnya.

Dispz berusaha untuk memecahkan masalah pembelajaran perusahaan melalui ekosistem pembelajaran yang dipersonalisasi untuk memfasilitasi pembelajaran berbasis peran dan keterampilan.

Perusahaan-perusahaan di Indonesia perlu meningkatkan kemampuan pada microlearning berbasis seluler pada Learning Experience Platform (LXP) generasi ke-2.

Oleh karena itu, dalam pandangan Disprz, karyawan merupakan aset yang harus terus diberikan peningkatan keterampilan agar siap bekerja terutama dalam era digital pada saat ini.

Baca Juga :
Maruf Amin Ingatkan Janji dalam Alquran, Apa Itu?

Original Source

Topik Menarik