Eropa Heboh Supermarket-Supermarket Diserang Hacker Bikin Daging Rusak, Rusia Bantah Terlibat

Eropa Heboh Supermarket-Supermarket Diserang Hacker Bikin Daging Rusak, Rusia Bantah Terlibat

Terkini | inews | Jum'at, 6 November 2026 - 11:07
share

MOSKOW, iNews.id - Rusia menepis tuduhan negaranya di balik serangan siber terhadap puluhan supermarket. Serangan itu memicu gangguan terhadap unit pendingin dan freezer supermarket di setidaknya 11 negara Eropa yang menyebabkan daging dan sayuran rusak.

Serangan hacker yang belum teridentifikasi tersebut menyebabkan kerugian sebesar jutaan euro.

Serangkaian serangan menargetkan supermarket di Eropa selama 3 pekan terakhir, hacker mendapat akses ke sistem pendingin di hampir 100 supermarket, di antaranya Belgia, Swedia, Jerman, dan Inggris, menaikkan suhu freezer hingga 55 derajat Celcius.

Para pejabat Uni Eropa menyebut peretasan freezer tersebut sebagai upaya yang disengaja untuk mengganggu jaringan pasokan makanan di benua itu, meski tidak menyalahkan negara maupun kelompok tertentu.

Unggahan kelompok peretas pro-Rusia Noname057(16) dan Z-Pentest Alliance mengklaim bertanggung jawab atas serangan siber tersebut, memicu spekulasi kemungkinan peran Moskow. Namun beberapa analis mempertanyakan keterlibatan mereka.

Para peneliti keamanan siber mengatakan kepada Financial Times (FT), kelompok yang terkait Rusia sangat mungkin terkait dengan serangan terbaru dengan mengaitkan dengan peretasan terhadap unit pendingin di beberapa pangkalan militer AS pada Agustus lalu. 

Departemen Kehakiman AS juga menuduh kelompok peretas pro-Rusia menonaktifkan sistem pendingin pabrik pengolahan daging di California pada 2024.

“Ini adalah klaim tidak masuk akal,” kata Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov, mengomentari laporan media Denmark dan Swedia yang menuduh keterlibatan setidaknya dua kelompok pro-Rusia.

“Seperti biasa, klaim tersebut sama sekali tidak didukung oleh alasan, tidak ada bukti sama sekali. Di sini kita mendapat tuduhan tidak berdasar terhadap negara ini, melibatkan negara kita dalam segala hal,” katanya.

Topik Menarik