Karhutla Kembali Muncul di Palangka Raya, Api Dekati Perkantoran dan Permukiman
PALANGKA RAYA, iNews.id - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di sejumlah wilayah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Jumat (30/10/2026). Kobaran api bahkan mendekati kawasan perkantoran dan permukiman warga sehingga petugas gabungan harus bergerak cepat melakukan pemadaman.
Salah satu kebakaran terjadi di kompleks perkantoran Jalan Ir Soekarno. Api disertai asap tebal membakar lahan yang berada tidak jauh dari Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Palangkaraya.
Sejumlah personel Satpol PP bersama tim Satuan Tugas (Satgas) Karhutla langsung dikerahkan untuk mencegah api meluas dan merambat ke bangunan perkantoran. Setelah berjibaku selama sekitar satu jam, petugas akhirnya berhasil memadamkan kobaran api.
Pemadaman juga dilakukan di sejumlah titik lain, termasuk lahan gambut di dekat permukiman warga di Jalan Surabaya dan Jalan Giobos 19.
Petugas menduga cuaca panas yang melanda Palangka Raya selama dua hari terakhir, ditambah angin kencang, memicu munculnya kembali api di lahan bekas terbakar. Bara api yang masih tersimpan di dalam lahan diduga kembali menyala dan memicu kebakaran.
"Walaupun kemarin sudah ada hujan tapi lahan yang masih ada bara-baranya dipicu kembali apalagi anginnya kencang beberapa hari ini," ujar Manajer Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kota Palangka Raya, Balap Sipet di lokasi, Jumat (30/10/2026).
Dia mengatakan, kondisi cuaca tersebut menjadi salah satu faktor yang perlu diwaspadai dalam penanganan karhutla.
Berdasarkan data BPBD Kota Palangkaraya, total luas lahan yang terbakar hingga saat ini mencapai lebih dari 1.464 hektare. Kecamatan Jekan Raya menjadi wilayah dengan titik kebakaran terbanyak.
Petugas terus melakukan pemantauan dan pemadaman di sejumlah lokasi untuk mencegah api kembali meluas, terutama di kawasan yang berdekatan dengan perkantoran dan permukiman warga.









