Polisi Kantongi CCTV dan Hasil Visum dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto

Polisi Kantongi CCTV dan Hasil Visum dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto

Gaya Hidup | inews | Jum'at, 30 Oktober 2026 - 17:07
share

JAKARTA, iNews.id - Polisi telah mengamankan sejumlah alat bukti dalam kasus dugaan kekerasan seksual yang menyeret nama artis Betrand Peto Putra Onsu. Bukti yang didalami penyidik antara lain rekaman CCTV, hasil visum, dokumentasi luka, hingga percakapan melalui media sosial.

Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya, AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar mengatakan, kasus yang dilaporkan perempuan berinisial ANW tersebut telah naik dari tahap penyelidikan ke penyidikan sejak 27 Oktober 2026.

“Perkara dengan pelapor ANW tersebut telah meningkat dari tahap penyelidikan ke penyidikan sejak 27 Oktober 2026,” kata Onkoseno kepada wartawan, Jumat (30/10/2026).

Menurut Onkoseno, penyidik telah meminta keterangan dari pelapor, sejumlah saksi, serta Betrand Peto yang berstatus sebagai terlapor. Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami dugaan tindak pidana yang dilaporkan.

“Penyidik juga telah mengamankan dan mendalami sejumlah alat bukti, antara lain hasil visum, rekaman CCTV, dokumentasi luka, serta percakapan melalui media sosial,” ujarnya.

Onkoseno menambahkan, penyidik akan melanjutkan pemeriksaan terhadap pelapor, saksi-saksi, dan terlapor untuk melengkapi proses pembuktian.

“Status hukum selanjutnya akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan dan kecukupan alat bukti,” katanya.

Kasus ini menjadi perhatian publik setelah nama Betrand Peto, yang akrab disapa Onyo, dikaitkan dengan laporan dugaan tindak pidana kekerasan seksual (TPKS).

Perkara tersebut bermula dari unggahan yang viral di media sosial Threads mengenai keributan di sebuah tempat hiburan malam di kawasan SCBD, Jakarta Selatan.

Seorang perempuan berinisial ANW (26) kemudian melaporkan dugaan tindak pidana tersebut ke Polda Metro Jaya pada Sabtu, 12 September 2026.

Dalam laporannya, ANW menduga terjadi pelecehan fisik di sekitar area toilet kelab malam pada dini hari. Laporan tersebut kini ditangani penyidik untuk mengungkap fakta berdasarkan keterangan para pihak dan alat bukti yang dikumpulkan.

Hingga kini, polisi masih mendalami perkara tersebut. Peningkatan status ke tahap penyidikan belum berarti Betrand Peto telah ditetapkan sebagai tersangka.

Topik Menarik