Kylian Mbappe Minta Maaf Sebut Mao Zedong Diktator, Ini Komentar China

Kylian Mbappe Minta Maaf Sebut Mao Zedong Diktator, Ini Komentar China

Terkini | inews | Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:41
share

BEIJING, iNews.id - Pemerintah China merespons permintaan maaf bintang sepak bola Kylian Mbappe terkait pernyataannya yang menyebut pendiri negara itu, Mao Zedong, sebagai diktator.

Pernyataan itu memicu reaksi keras pemerintah dan rakyat China. Beberapa perusahaan China, termasuk produsen minuman energi, juga menghentikan kerja sama dengan Mbappe.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Guo Jiakun mengatakan, pemerintahannya merespons permintaan maaf sang bintang Prancis itu dengan serius.

Mbappe pada Selasa lalu meminta maaf, mengakui pernyataannya tidak bijaksana. Bintang Real Madrid itu juga menyadari pernyataan itu menyakiti warga China dan komunitas Tionghoa di seluruh dunia.

"Saya meminta maaf kepada semua orang yang tersinggung oleh kata-kata saya. Saya sama sekali tidak berniat seperti itu. Saya sangat menghormati rakyat China dan sejarah mereka, oleh karena itu saya dengan tulus menyesalinya," kata Mbappe, dalam pernyataan.

Sebelumnya beredar video Mbappe mengatakan, meme favoritnya adalah yang menampilkan wajah dirinya menyerupai seorang diktator China (Mao Zedong). Gambar itu membuatnya tertawa.

Pernyataan tersebut memicu reaksi keras di China.

Dongpeng Beverage Group, Mengniu, salah satu produsen susu terbesar di China, serta produsen keju Milkground mengakhiri kerja sama dengan Mbappe.

China Media Group (CMG), yang mengawasi lembaga penyiaran publik CCTV, menangguhkan siaran pertandingan La Liga dan iklan menampilkan pemain Prancis tersebut.

Topik Menarik