Pemerintah Tambah Rp20 Triliun untuk Dana Abadi Riset, Anggaran Penelitian Naik

Pemerintah Tambah Rp20 Triliun untuk Dana Abadi Riset, Anggaran Penelitian Naik

Terkini | inews | Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:29
share

JAKARTA, iNews.id - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie mengungkapkan anggaran riset Indonesia terus meningkat dalam dua tahun terakhir. Selain naik lebih dari dua kali lipat pada 2025, pemerintah juga menambahkan Rp20 triliun ke dana abadi riset untuk memperkuat pengembangan sains dan teknologi nasional.

Hal tersebut disampaikan Stella saat menghadiri Periklindo Electric Vehicle Conference (PEVC) 2026 pada Rabu (28/10/2026). Menurut dia, dukungan pendanaan riset menjadi faktor penting untuk mendorong inovasi, termasuk pengembangan teknologi kendaraan listrik di Indonesia.

Stella memaparkan, anggaran riset di lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) pada 2024 mencapai Rp1,47 triliun. Angka tersebut meningkat menjadi Rp2,57 triliun pada 2025 atau tumbuh 118 persen.

Kenaikan berlanjut pada 2026 dengan anggaran riset mencapai Rp3,09 triliun. Sementara untuk 2027, Stella menyebut masih ada penambahan anggaran yang belum bisa diumumkan secara keseluruhan.

"2026 meningkat lagi ke 3,09 triliun. 2027 saya belum berikan angkanya karena masih ada lagi penambahan-penambahan, tetapi satu penambahan yang luar biasa, Bapak Presiden baru saja menginjeksikan 20 triliun kepada dana abadi riset," ujar Stella.

Menurut Stella, tambahan dana abadi riset tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperkuat ekosistem penelitian nasional. Dukungan ini diharapkan memberikan ruang lebih besar bagi perguruan tinggi dan peneliti untuk menghasilkan temuan serta teknologi baru.

Meski demikian, peningkatan anggaran tidak serta-merta membuat peneliti lebih mudah mendapatkan pendanaan. Stella menegaskan, persaingan untuk memperoleh hibah riset justru semakin ketat seiring bertambahnya jumlah penerima pendanaan.

"Betul, lebih sulit. Kenapa? Karena kompetisinya meningkat. Yang mendapat jauh lebih banyak, penerimanya jauh lebih banyak, tetapi kompetisinya juga lebih meningkat, lebih ketat," ujarnya.

Dia menilai kompetisi tersebut dapat mendorong peneliti meningkatkan kualitas penelitian. Dengan proses seleksi yang semakin ketat, pendanaan diharapkan diberikan kepada riset yang memiliki kualitas dan potensi dampak lebih besar.

Stella juga menyoroti pemerataan distribusi pendanaan penelitian. Dia menyebut sekitar 60 persen dana riset yang dipaparkannya dialokasikan kepada perguruan tinggi swasta (PTS). Hal ini menunjukkan dukungan penelitian tidak hanya terpusat pada perguruan tinggi negeri besar.

Riset Diarahkan untuk Menjawab Kebutuhan Industri

Selain memperkuat pendanaan, Kemendiktisaintek mendorong perubahan pendekatan dalam menentukan penelitian yang mendapat dukungan. Stella menjelaskan, riset perlu berangkat dari persoalan nyata yang dihadapi industri agar hasilnya dapat dimanfaatkan secara langsung.

Melalui pendekatan problem-oriented, industri didorong menyampaikan berbagai tantangan yang membutuhkan solusi berbasis penelitian. Perguruan tinggi dan peneliti kemudian dapat mengembangkan riset untuk menjawab kebutuhan tersebut.

Pendekatan ini diharapkan memperkuat hubungan antara dunia akademik dan industri. Dengan demikian, penelitian tidak hanya menghasilkan publikasi ilmiah, tetapi juga berpeluang dikembangkan menjadi teknologi dan inovasi yang memiliki nilai guna bagi masyarakat.

Dalam pengembangan kendaraan listrik, riset berperan penting untuk menghasilkan teknologi yang lebih efisien dan menekan biaya produksi. Inovasi diperlukan agar kendaraan listrik semakin kompetitif dan dapat dijangkau oleh lebih banyak masyarakat.

Kolaborasi antara peneliti, perguruan tinggi, dan pelaku industri pun menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pemanfaatan hasil penelitian. Dukungan pendanaan yang lebih besar diharapkan dapat memperkuat proses tersebut sehingga riset nasional berkontribusi terhadap perkembangan industri, termasuk ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Topik Menarik