Pidato Lamine Yamal di Acara Ballon d'Or Tuai Pujian, Legenda Barcelona Angkat Topi

Pidato Lamine Yamal di Acara Ballon d'Or Tuai Pujian, Legenda Barcelona Angkat Topi

Olahraga | inews | Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:03
share

LONDON, iNews.id – Lamine Yamal membuat Thierry Henry terkejut saat menerima Trofi Kopa di ajang Ballon d'Or 2026. Bintang Barcelona itu justru menyebut rekan setimnya, Pau Cubarsi, lebih pantas mendapatkan penghargaan pemain muda terbaik tersebut meski dia berhasil memenangkannya untuk ketiga kali secara beruntun.

Momen tersebut terjadi dalam malam penghargaan Ballon d'Or di London Palladium, London, Selasa (27/10/2026) dini hari WIB. Yamal yang berusia 19 tahun kembali mengukuhkan statusnya sebagai salah satu talenta muda paling menonjol di sepak bola dunia.

Alih-alih hanya merayakan pencapaiannya sendiri, Yamal menggunakan sebagian besar pidato untuk memberikan penghormatan kepada Cubarsi. Menurut dia, bek Barcelona tersebut menunjukkan performa luar biasa dan layak membawa pulang penghargaan yang sama.

Yamal menyampaikan pidatonya dalam bahasa Spanyol. Dalam terjemahan yang disiarkan DAZN, dia mengawali sambutannya dengan mengungkapkan rasa terhormat karena kembali menerima penghargaan bergengsi tersebut.

“Selamat malam semuanya. Merupakan suatu kehormatan bisa berada di sini dan menerima penghargaan luar biasa ini.”

Setelah itu, Yamal menyampaikan pernyataan yang menjadi sorotan dalam acara tersebut. Dia secara terbuka menilai Cubarsi seharusnya hadir di panggung untuk menerima Trofi Kopa, bukan dirinya.

“Saya ingin Pau Cubarsi, rekan setim kami, berada di sini, karena menurut saya penghargaan ini seharusnya diberikan kepadanya. Dia pantas mendapatkannya. Dia bermain pada level yang luar biasa dan saya berharap dia yang memenangkannya malam ini.”

Yamal juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Barcelona, tim nasional Spanyol, serta orang-orang yang mendukung perjalanan kariernya. Dia menegaskan keinginannya untuk terus bekerja keras demi meraih lebih banyak gelar bersama tim maupun penghargaan individu.

“Ini tahun ketiga saya hadir untuk menerima penghargaan ini, dan saya sangat bersyukur. Saya ingin berterima kasih kepada klub saya, tim nasional saya, dan semua orang. Saya ingin terus bekerja keras untuk memenangkan penghargaan kolektif maupun individu.”

Thierry Henry Terkejut, Penggemar Puji Sikap Yamal

Pernyataan Yamal mengundang respons langsung dari Thierry Henry, yang bertugas sebagai salah satu pembawa acara. Mantan penyerang Barcelona dan Arsenal tersebut kemudian bertanya apakah Trofi Kopa merupakan penghargaan yang paling ingin diraih Yamal pada malam itu.

Yamal tertawa sebelum menjawab pertanyaan tersebut. Dia menegaskan semua penghargaan tentu ingin diraihnya, tetapi secara khusus tetap menilai Cubarsi lebih pantas mendapatkan Trofi Kopa.

“Semuanya! Berbicara tentang penghargaan ini secara khusus, penghargaan ini seharusnya diberikan kepada Cubarsi.”

Henry langsung memberikan respons positif terhadap jawaban tersebut. “Wow! Sangat bagus,” ujar Henry.

Sikap Yamal kemudian mendapat banyak pujian di media sosial. Sejumlah penggemar menilai gestur tersebut menunjukkan penghargaan terhadap rekan setim, terutama karena mereka masih berusia muda dan tumbuh bersama di lingkungan klub yang sama.

“Para pemain ini lupa kalau beberapa dari mereka hanyalah anak-anak yang bermain bersama untuk klub masa kecil mereka,” tulis seorang penggemar di X.

Penggemar lainnya menyoroti keputusan Yamal menggunakan pidatonya untuk membela Cubarsi.

“Lamine Yamal menghabiskan seluruh pidatonya dengan mengatakan Pau Cubarsi seharusnya memenangkan penghargaan itu, bukan dirinya sendiri, sungguh luar biasa,” tulis seorang pengguna media sosial.

Komentar lain juga memuji sikap bintang muda Barcelona tersebut. “Sikap Yamal yang mempersembahkan Trofi Kopa kepada Cubarsi sangat indah,” tulis penggemar lainnya.

Cubarsi sendiri masuk nominasi Trofi Kopa dan Ballon d'Or, sama seperti Yamal. Namun, bek Barcelona itu menempati posisi ke-12 dalam pemungutan suara Ballon d'Or sebelum rangkaian acara penghargaan dimulai di London.

Cubarsi Absen, Barcelona Borong Penghargaan Pemain Muda

Cubarsi tidak hadir secara langsung dalam malam penghargaan tersebut. Stasiun radio Spanyol, Cadena SER, melaporkan pada Senin sebelum acara, dia memilih tetap berada di Spanyol untuk beristirahat setelah menjalani tuntutan fisik yang berat dalam beberapa pekan terakhir.

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, juga tidak melakukan perjalanan ke London untuk menghadiri acara tersebut. Absennya Cubarsi membuat penghormatan Yamal kepadanya menjadi salah satu sorotan dalam malam penghargaan.

Keberhasilan Yamal turut diikuti pencapaian Barcelona di kategori putri. Vicky Lopez memenangkan Trofi Kopa putri untuk pemain muda terbaik, melengkapi keberhasilan klub Catalan tersebut dalam dua kategori penghargaan pemain muda.

Lopez yang berusia 20 tahun kembali meraih penghargaan tersebut setelah memenangkannya pada 2025. Dia juga berperan dalam keberhasilan Barcelona menjuarai Liga F dan Liga Champions putri pada musim sebelumnya.

Rangkaian hasil tersebut mempertegas keberhasilan Barcelona menghasilkan pemain muda yang mampu bersaing di level tertinggi. Namun, momen Yamal di London memiliki makna tersendiri karena dia memilih menempatkan pencapaian rekan setim di atas kebanggaan pribadi saat menerima penghargaan individu untuk ketiga kalinya secara beruntun.

Topik Menarik