Persebaya Nyaris Dipermalukan 10 Pemain Madura United, Bernardo Tavares Ungkap Kunci Kemenangan!
SURABAYA, iNews.id – Persebaya Surabaya nyaris gagal mengalahkan Madura United yang bermain dengan 10 orang sebelum akhirnya menang dramatis 3-1. Pelatih Bernardo Tavares mengungkap kunci kebangkitan Bajul Ijo yang mencetak dua gol pada masa tambahan waktu.
Persebaya meraih kemenangan pada pekan ketujuh Super League 2026-2027 di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin (26/10/2026). Tuan rumah unggul lebih dahulu melalui Miguel Pereira pada menit ke-22.
Madura United kehilangan Paulo Sitanggang akibat kartu merah pada menit ke-65. Namun, keunggulan jumlah pemain justru tidak membuat Persebaya mampu mengendalikan pertandingan sepenuhnya.
Gawang Reza Arya malah kebobolan melalui tendangan bebas Gali Freitas pada menit ke-70. Gol tersebut mengubah kedudukan menjadi 1-1 sekaligus membuat Persebaya harus kembali mengejar kemenangan.
Situasi semakin sulit setelah Madura United mengandalkan permainan langsung dengan memanfaatkan postur tinggi para penyerangnya. Sejumlah umpan Persebaya juga tidak berjalan sesuai rencana.
Bernardo Tavares kemudian melakukan penyesuaian dengan memasukkan Risto Mitrevski dan Sadida Nugraha. Pergantian tersebut bertujuan meredam ancaman bola atas sekaligus menjaga kondisi fisik pemain.
"Kami sudah memperkirakan Madura United akan memasukkan pemain-pemain bertubuh tinggi ke lini depan. Kami berusaha mengantisipasinya dengan segera memasukkan Risto dan Sadida," kata Tavares, dikutip dari laman resmi Persebaya, Selasa (27/10/2026).
"Pergantian itu juga bertujuan memberikan waktu istirahat kepada Toni dan pemain lainnya yang telah bekerja sangat keras, baik ketika menguasai bola maupun saat membantu pertahanan," sambungnya.
Bernardo Tavares Puji Mentalitas Pemain Persebaya
Perjuangan Persebaya akhirnya membuahkan hasil pada masa tambahan waktu. Yuran Fernandes mencetak gol melalui penalti pada menit ke-90+1 sebelum Yann Mabella memastikan kemenangan 3-1 lewat gol pada menit ke-90+6.
Tavares mengaku puas dengan semangat para pemain yang terus berjuang meski pertandingan berlangsung sulit. Dia menilai agresivitas dan intensitas menjadi karakter penting yang ingin dibangun di Persebaya.
"Saya sangat menyukai sikap dan karakter yang ditunjukkan para pemain malam ini. Mereka bermain agresif, memiliki intensitas tinggi, dan terus bergerak untuk menciptakan ruang. Inilah karakter yang ingin kami bangun sebagai identitas Persebaya," ujarnya.
Pelatih asal Portugal itu juga mengakui kondisi hujan dan lapangan basah memengaruhi kualitas permainan kedua tim. Situasi tersebut membuat sejumlah umpan tidak berjalan sesuai harapan.
"Memang, ada beberapa umpan yang tidak berjalan dengan baik. Kondisi hujan dan lapangan yang basah turut memengaruhi permainan kedua tim. Namun, secara keseluruhan, saya menyukai sikap dan kerja keras yang diperlihatkan para pemain," katanya.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Persebaya untuk memperbaiki posisi di klasemen. Bajul Ijo kini menempati peringkat ketujuh dengan koleksi 12 poin dari tujuh pertandingan.
Tavares berharap karakter pantang menyerah yang diperlihatkan anak asuhnya terus dipertahankan, termasuk saat menghadapi Persijap Jepara pada pertandingan berikutnya.
"Saya bangga dengan sikap yang ditunjukkan para pemain hari ini. Kami harus mempertahankan karakter tersebut pada pertandingan berikutnya. Siapa pun lawannya, baik Madura United maupun Persijap, kami harus terus menunjukkan agresivitas, intensitas, dan semangat yang sama," tuturnya.










