Penembakan Brutal di Gereja Yordania, Polisi Tangkap 3 Orang
AMMAN, iNews.id - Pasukan keamanan Yordania menangkap tiga orang terkait penembakan brutal di Gereja Ortodoks Yunani, Proivinsi Karak, pada Jumat pekan lalu. Serangan itu menewaskan delapan orang dan melukai 40 lainnya.
Direktorat Keamanan Publik Yordania menyatakan, para pelaku ditangkap saat bersembunyi di sebuah rumah kosong di Karak. Namun petugas tidak menyebut identitas para pelaku atau secara terbuka mengidentifikasi kemungkinan afiliasi dengan kelompok militan mana pun.
Pihak berwenang juga belum mengungkap motif dari serangan itu. Meski demikian, para pejabat menyebut peristiwa itu sebagai serangan teroris.
Serangan bersenjata, apalagi menargetkan gereja atau komunitas Kristen, sangat langka di negara berpenduduk mayoritas Muslim itu.
Sekelompok orang bersenjata turun dari mobil lalu melepaskan tembakan secara membabi-buta ke arah jemaat yang mengikuti prosesi pemakaman di gereja yang berlokasi di Desa Hamoud itu.
Saksi mata mengatakan, penembakan berlangsung beberapa menit.
Cerita SBY Pernah Berdiskusi dengan Guruh Sukarnoputra, Bukan soal Politik tapi Seni dan Budaya
Raja Abdullah II memerintahkan pasukan keamanan untuk merespons kejadian itu dengan tangan besi.










