Dokter Tifa Pertanyakan Asal-usul Foto Ijazah Jokowi, Dian Sandi Mengaku Tak Pernah Lihat Aslinya
JAKARTA, iNews.id – Dokter Tifa mengungkap dugaan kejanggalan terkait asal-usul foto ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang menjadi sorotan dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Dia mempertanyakan kesaksian Dian Sandi Utama yang dikaitkan dengan beredarnya foto ijazah Jokowi di media sosial.
Dalam persidangan lanjutan kasus dugaan pencemaran nama baik terkait ijazah Jokowi, Dian Sandi mengaku belum pernah melihat secara langsung ijazah asli Jokowi. Hal itu disampaikannya saat memberikan keterangan sebagai saksi dalam perkara dengan terdakwa Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa, Kamis (22/10/2026).
Jaksa Penuntut Umum (JPU) awalnya menanyakan apakah Dian pernah melihat langsung dokumen asli ijazah Jokowi.
"Saudara pernah lihat enggak ijazah aslinya Pak Jokowi?," tanya JPU.
"Saya belum pernah melihat," jawab Dian Sandi.
Menkeu Suahasil Umumkan Utang BLBI Lunas: Lembaran Krisis 1998 Diselesaikan di Masa Presiden Prabowo
Di hadapan majelis hakim, Dian kemudian menjelaskan asal-usul foto ijazah Jokowi yang pernah diunggah melalui akun X pribadinya, @DianSandiU. Dia mengaku mendapatkan gambar tersebut dari komentar akun anonim bernama Hyperpoison.
Dian menuturkan, peristiwa itu bermula ketika dirinya membuat utas yang membahas perjalanan kuliah Jokowi. Utas tersebut kemudian mendapat komentar dari akun Hyperpoison yang menyertakan gambar dokumen yang disebut sebagai ijazah Jokowi.
Dian mengaku tidak mengenal pemilik akun anonim tersebut.
"Saya membuat sebuah utas yang menceritakan tentang perjalanan kuliahnya Pak Jokowi. Lalu kemudian setelah itu ada akun Hyperpoison namanya, berkomentar di dalam di utas itu," kata Dian di ruang sidang.
Dia kemudian mengunduh gambar yang disertakan dalam komentar tersebut dan mengunggahnya kembali ke akun X miliknya. Dian menegaskan, foto itu bukan diperoleh dari hasil melihat langsung dokumen fisik ijazah Jokowi.
"Dia berkomentar di situ lalu saya mendownload gambar tersebut atau ijazah tersebut dan saya posting ulang," ucapnya.
Sebelum mengunggah gambar tersebut, Dian mengaku mencocokkannya dengan sejumlah informasi mengenai ijazah Jokowi yang diketahuinya. Dia menyebut menemukan kesamaan dengan gambar yang pernah dipublikasikan dalam acara reuni Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 2022.
"Lalu saya mencocokkan dengan beberapa informasi-informasi terkait tentang ijazah ini dan pada saat saya mencocokkan itu, saya menemukan persis sama dengan yang pernah terpublikasi di acara reuni UGM pada tahun 2022," ujarnya.
Dalam persidangan yang sama, JPU turut menyoroti keterangan atau caption yang ditulis Dian pada unggahan foto ijazah Jokowi di akun X miliknya.
Dalam unggahan tersebut, Dian menyebut gambar yang dipublikasikannya sebagai ijazah asli Jokowi. Keterangan itu juga dikaitkan dengan perdebatan warganet mengenai fotokopi ijazah.
"Mohon izin, mungkin barang buktinya terkait dengan akun X-nya atas nama Dian Sandi. Di sini ada caption ya, dengan kata-katanya: 'Buat yang ributin fotokopi ijazah Pak Jokowi yang saya upload pada utas, biar kalian tenang lebarannya ini saya upload yang asli'. Betul ini Saudara yang membuat caption ini?," tanya JPU.
Dian membenarkan bahwa dirinya menulis keterangan tersebut. Dia juga menyatakan gambar yang diunggah tidak mengalami pemotongan maupun penyuntingan.
"Betul, saya yang menulisnya," jawab Dian.
Ketika JPU kembali menanyakan apakah gambar tersebut sempat diedit sebelum dipublikasikan, Dian membantahnya. Dia mengaku mengunggah gambar sesuai dengan berkas yang diunduh dari komentar akun Hyperpoison.
"Tidak ada sama sekali. Saya mendownload dan memposting sesuai dengan yang dikirim lewat komentar aslinya dari Hyperpoison," ujarnya.
Keterangan Dian dalam persidangan tersebut menjadi bagian dari pembahasan mengenai asal-usul foto ijazah Jokowi yang beredar di media sosial. Dian mengaku tidak pernah melihat langsung ijazah asli Jokowi, meski dalam unggahannya menyebut gambar yang dipublikasikan sebagai ijazah asli.
Sementara itu, Dokter Tifa mempertanyakan asal-usul gambar tersebut dan kesaksian Dian Sandi dalam persidangan. Dugaan kejanggalan yang disorotnya menjadi bagian dari dinamika persidangan perkara dugaan pencemaran nama baik terkait ijazah Jokowi.










