3 Klub Italia Berebut Tanda Tangan Bintang Liverpool, Gaji Rp199 Miliar Jadi Masalah

3 Klub Italia Berebut Tanda Tangan Bintang Liverpool, Gaji Rp199 Miliar Jadi Masalah

Olahraga | inews | Senin, 19 Oktober 2026 - 11:25
share

LIVERPOOL, iNews.id - Gaji Federico Chiesa yang mencapai sekitar Rp199,47 miliar per tahun menjadi salah satu hambatan utama jika penyerang Liverpool itu ingin kembali bermain di Italia. Lazio, Inter Milan, dan Atalanta disebut memantau situasi pemain berusia 28 tahun tersebut di tengah persaingan ketat untuk mendapatkan tempat di skuad The Reds.

Chiesa menghadapi persaingan berat untuk memperoleh menit bermain reguler. Kedatangan sejumlah pemain depan baru serta munculnya talenta muda membuat posisinya semakin terdesak di Liverpool.

Liverpool memperkuat lini serang pada bursa transfer musim panas dengan mendatangkan pemain timnas Prancis, Bradley Barcola, dari Paris Saint-Germain (PSG). Selain itu, perkembangan Rio Ngumoha dan kehadiran Victor Muñoz turut menambah pilihan di sektor depan.

Situasi tersebut membuat masa depan Chiesa kembali menjadi perhatian. Pemain timnas Italia itu sebelumnya juga kesulitan memperoleh kesempatan bermain secara konsisten ketika masih ditangani Arne Slot.

Gaji Federico Chiesa Jadi Kendala Transfer

Ketertarikan klub-klub Serie A terhadap Chiesa dilaporkan belum otomatis membuka jalan bagi kepindahannya. Menurut laporan media Spanyol, Fichajes, besarnya gaji sang pemain menjadi penghalang utama dalam upaya membawanya kembali ke Italia.

Berdasarkan data Capology yang dikutip dalam laporan tersebut, Chiesa menerima gaji sekitar 160.000 poundsterling per pekan. Dengan kurs Rp24.033 per poundsterling, nominal itu setara dengan sekitar Rp3,85 miliar per pekan.

Dalam setahun, penghasilan tersebut mencapai sekitar 8,3 juta poundsterling atau Rp199,47 miliar. Angka itu menjadi pertimbangan besar bagi klub peminat yang perlu menyesuaikan pengeluaran dengan struktur gaji mereka.

Lazio, Inter Milan, dan Atalanta disebut masuk dalam daftar klub Italia yang mempertimbangkan perekrutan Chiesa. Namun, peluang transfernya dapat bergantung pada kesediaan sang pemain menerima pemotongan gaji.

Jika bersedia menurunkan tuntutan finansialnya, Chiesa berpotensi memiliki lebih banyak pilihan untuk melanjutkan karier di Serie A. Sebaliknya, dia juga dapat memilih bertahan di Liverpool dan menjalani peran yang saat ini tersedia hingga kontraknya berakhir.

Federico Chiesa Kehilangan Tempat di Liverpool?

Chiesa pernah menjadi salah satu pemain Italia yang paling diperhitungkan setelah tampil mengesankan dalam perjalanan timnas Italia menjuarai Piala Eropa 2020. Dia masuk dalam tim terbaik turnamen tersebut berkat kontribusinya sepanjang kompetisi.

Namun, perjalanan kariernya kemudian terganggu cedera lutut serius ketika membela Juventus. Cedera tersebut membuat Chiesa harus berjuang untuk kembali ke performa terbaiknya selama menjalani periode berikutnya di Italia.

Meski memiliki pengalaman panjang, reputasi sebagai juara Piala Eropa, 51 penampilan bersama timnas Italia, serta dua gelar Coppa Italia bersama Juventus, Chiesa belum mendapatkan jaminan tempat utama di Liverpool.

Persaingan semakin terlihat ketika Alexander Isak mengalami cedera dalam periode singkat. Chiesa tidak menjadi pilihan untuk mengisi posisi penyerang, sementara pelatih Andoni Iraola justru memberikan kesempatan kepada pemain muda Lewis Koumas saat menghadapi Manchester City dan kemudian LASK di Liga Champions.

Koumas tampil baik dalam kedua pertandingan tersebut. Situasi ini semakin memunculkan pertanyaan mengenai peluang Chiesa untuk memperoleh peran lebih besar, termasuk sebagai penyerang tengah ketika Liverpool kehilangan pilihan utama.

Belum adanya kesempatan tersebut bisa menjadi pertimbangan bagi Chiesa dalam mengevaluasi masa depannya. Namun, belum ada kepastian dalam materi sumber mengenai keputusan akhir sang pemain atau terwujudnya kesepakatan dengan klub Italia mana pun.

Dengan gaji tinggi dan persaingan ketat di lini depan, masa depan Chiesa di Liverpool masih menjadi sorotan. Kepulangannya ke Serie A tetap menjadi kemungkinan yang bergantung pada kesepakatan finansial, kebutuhan klub peminat, serta keputusan pemain itu sendiri.

Topik Menarik