Polri Pastikan Ledakan di Pasar Cimanggis Tangsel Bukan Bom, Ini Penjelasannya
TANGERANG SELATAN, iNews.id - Polri memastikan ledakan di Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), bukan berasal dari bom. Saat ini, penyebab pasti ledakan masih diselidiki setelah tim penjinak bom (Jibom) melakukan pemeriksaan awal di lokasi kejadian.
Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Susatyo Purnomo Condro mengatakan, hasil pemeriksaan bersama tim Jibom menunjukkan ledakan tersebut bukan disebabkan oleh bom.
“Gudang penyimpanan buah, dan hasil olah TKP dengan Jibom dan sebagainya, ini bukan bom. Ya, ini bukan bom,” kata Susatyo kepada wartawan dikutip, Kamis (15/10/2026).
Dalam pemeriksaan awal, polisi menemukan sejumlah tabung gas di dalam ruko. Namun, Susatyo menegaskan penyebab ledakan belum dapat dipastikan karena penyelidikan lebih lanjut masih diperlukan.
“Namun demikian, kondisi saat ini tidak memungkinkan untuk kepolisian melakukan olah TKP lebih lanjut, sehingga hanya melakukan olah TKP awal,” ujar Susatyo.
Sementara itu, Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Henik Maryanto mengatakan, sebanyak 50 personel telah dikerahkan untuk membantu penanganan dampak ledakan di lokasi.
Personel tersebut terdiri atas 20 personel patroli Batalyon C Pelopor, 20 personel SAR Batalyon C Pelopor, serta 10 personel Unit Komposit Detasemen Gegana.
Mereka bertugas membantu proses evakuasi, sterilisasi lokasi, hingga pencarian di area terdampak ledakan.
“Prioritas kami adalah keselamatan masyarakat dan memastikan proses penanganan dapat dilakukan dengan cepat, aman, dan terkoordinasi,” ujar Henik.
Berdasarkan data sementara yang dihimpun, ledakan tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan 11 orang lainnya mengalami luka-luka.










