Shayne Pattynama Diburu Klub Thailand dan Belanda, Persija Terancam Kehilangan Bek Timnas
JAKARTA, iNews.id - Shayne Pattynama menjadi sorotan setelah kembali tidak masuk skuad Persija Jakarta saat menghadapi PSIM Yogyakarta. Di tengah minimnya kesempatan bermain bersama Macan Kemayoran, bek Timnas Indonesia itu dikabarkan mulai dipantau sejumlah klub dari Thailand hingga Belanda.
Informasi mengenai ketertarikan klub luar negeri terhadap Shayne beredar di media sosial. Salah satu akun yang mengunggah kabar tersebut adalah @galeri_seputar_indonesia.
"Sejumlah klub papan atas Thai League 1 dan Thai League 2 dilaporkan mulai memantau situasi Shayne. Tren positif pemain Indonesia yang berkarier di kawasan ASEAN disebut turut meningkatkan daya tariknya di bursa transfer," tulis akun tersebut.
Kabar itu muncul ketika masa depan Shayne di Persija masih menjadi tanda tanya. Pemain berusia 28 tahun tersebut kembali absen saat Persija berhadapan dengan PSIM Yogyakarta pada pekan keempat BRI Super League 2026/2027 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (10/10/2026).
Pelatih Persija, Shin Tae-yong, memberikan penjelasan mengenai keputusan tidak memasukkan Shayne ke dalam skuad. Menurut dia, pemain yang baru kembali dari tugas bersama Timnas Indonesia itu masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi, terutama dalam memahami taktik tim.
"Shayne baru kembali dari tugas bersama tim nasional. Dia belum memiliki cukup waktu untuk mengikuti latihan taktik bersama tim, sehingga kali ini tidak masuk dalam skuad melawan PSIM," ujarnya.
Penjelasan tersebut menjadi perhatian karena Shayne belum memperoleh banyak kesempatan tampil bersama Persija. Kondisi itu kontras dengan perannya bersama Timnas Indonesia, termasuk ketika membantu skuad Garuda menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.
Shayne menjadi bagian dari perjalanan Indonesia meraih gelar juara turnamen tersebut. Dia juga tampil pada pertandingan final melawan Thailand dan sukses menjalankan tugas sebagai salah satu eksekutor dalam adu penalti.
Namun, setelah kembali ke level klub, Shayne belum mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya di bawah arahan Shin Tae-yong. Situasi ini turut memunculkan sorotan terhadap persaingan di skuad Persija, terlebih sejumlah pemain lain yang membela Timnas Indonesia pada turnamen yang sama langsung masuk tim saat melawan PSIM.
Empat Pemain Timnas Indonesia Masuk Skuad Persija
Empat pemain Persija yang turut memperkuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 tercatat masuk dalam skuad untuk menghadapi PSIM Yogyakarta. Mereka adalah Rayhan Hannan, Nadeo Argawinata, Jordi Amat, dan Rizky Ridho.
Rayhan Hannan dan Nadeo Argawinata dipercaya tampil sebagai starter. Sementara itu, Jordi Amat memulai pertandingan dari bangku cadangan dan tidak dimainkan hingga laga berakhir.
Rizky Ridho juga tidak masuk susunan pemain inti. Bek yang menjadi kapten utama Persija tersebut baru diturunkan pada menit ke-75 babak kedua.
Shin Tae-yong turut menjelaskan alasan perubahan pemegang ban kapten dalam pertandingan tersebut. Pelatih asal Korea Selatan itu mempercayakan peran tersebut kepada Radovan Pankov sejak awal laga karena Rizky Ridho mengalami kelelahan setelah menjalani agenda bersama tim nasional.
"Kapten utama kami mengalami kelelahan setelah menjalani agenda bersama tim nasional sehingga tidak bisa tampil sebagai starter. Pankov dipercaya untuk mengambil alih peran kapten," kata Shin Tae-yong.
Meski demikian, alasan adaptasi taktik yang disampaikan Shin untuk Shayne menjadi salah satu sorotan karena pemain Persija lainnya yang baru menjalani agenda tim nasional tetap masuk skuad melawan PSIM. Perbedaan keputusan tersebut belum otomatis menunjukkan adanya masalah internal, tetapi menambah perhatian terhadap posisi Shayne di tim.
Di tengah situasi tersebut, kabar ketertarikan klub Thailand hingga Belanda membuat masa depan Shayne semakin menarik untuk dicermati. Namun, informasi mengenai klub-klub peminat itu sejauh ini masih berupa laporan yang beredar di media sosial, belum disertai konfirmasi resmi mengenai tawaran atau negosiasi transfer.
Shayne kini menghadapi situasi penting dalam perjalanan kariernya bersama Persija. Kepastian mengenai peluang bermain dan kelanjutan masa depannya di klub akan menjadi hal yang dinantikan, sementara kabar ketertarikan dari luar negeri masih perlu menunggu perkembangan lebih lanjut.










