Kesaksian ABK asal Bogor Selamat dari Eksekusi Perompak Somalia setelah Pura-Pura Mati
BOGOR, iNews.id - Haikal Fikri, anak buah kapal (ABK) kapal tanker yang menjadi korban penyanderaan perompak Somalia, masih menjalani perawatan di rumahnya di Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Haikal mengalami luka tembak di kaki saat upaya penyelamatan sandera yang berujung baku tembak antara tentara Somalia dan para perompak.
Haikal berhasil bertahan hidup setelah berpura-pura mati ketika hendak dieksekusi oleh para perompak pada akhir bulan lalu. Aksi tersebut membuatnya ditinggalkan di lokasi, meski sebelumnya sempat ditembak.
Saat kejadian, Haikal melompat ke bawah dek kapal setelah ditembaki. Peluru mengenai bagian mesin crane dan kakinya. Dia kemudian berpura-pura mati hingga para perompak menutupi tubuhnya dengan kain dan meninggalkannya.
"Pas saya loncat tertembak kaki saya langsung turun ke bawah sekitar 2-3 meter di situ ada deck saya jatuh dan di situ saya berpura-pura mati dulu. Kalau saya gerak pasti ditembak lagi. Di situ sudah 5 menit saya tungu ditembak lagi tidak ini dan badan saya sudah rasa-rasa bagaimana ini akan ditembak tapi alhamdulillah saya tidak ditembak lai," kata Haikal.
Sementara itu, empat ABK warga negara Indonesia (WNI) lainnya yang turut disandera telah dipulangkan ke Tanah Air oleh Kementerian Luar Negeri. Mereka kembali ke Indonesia setelah sekitar lima bulan disekap perompak Somalia dalam kondisi selamat.
Kabar kepulangan para ABK tersebut menjadi perhatian keluarga dan warga di kampung halaman Haikal. Sejumlah tetangga serta aparatur kecamatan dan Pemerintah Kabupaten Bogor mendatangi rumahnya untuk memberikan dukungan moral selama masa pemulihan.









