KSAD Maruli Kumpulkan 37 Pemred dan Media, Ini yang Dibahas

KSAD Maruli Kumpulkan 37 Pemred dan Media, Ini yang Dibahas

Terkini | inews | Jum'at, 9 Oktober 2026 - 14:38
share

JAKARTA, iNews.id - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak bertemu dengan para pemimpin redaksi (pemred) dan perwakilan 37 media di Gedung AH Nasution, Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Jumat (9/10/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk mengevaluasi komunikasi antara TNI AD dan media setelah dua tahun kegiatan serupa tidak digelar.

Pertemuan itu turut dihadiri Direktur Pemberitaan iNews Media Group Syafril Nasution, Pemimpin Redaksi iNews Aiman Witjaksono, serta sejumlah pejabat utama Mabesad.

Maruli mengatakan, pertemuan langsung dengan para pemimpin redaksi diperlukan untuk memperbaiki komunikasi dan mengevaluasi hal-hal yang masih perlu dibenahi.

“Setelah 2 tahun kita ternyata lupa untuk menyelenggarakan kegiatan seperti ini. Ya saya kira ini tadi ada beberapa evaluasi yang mungkin bisa kita kerjakan sehingga kita bisa belajar juga cara berkomunikasi dengan baik,” kata Maruli.

Dalam kesempatan tersebut, Maruli juga memaparkan sejumlah program TNI AD, mulai dari penambahan personel, pembangunan jembatan, penyediaan air bersih, hingga dukungan terhadap pembangunan di daerah.

Terkait penambahan personel, dia menjelaskan kebutuhan prajurit berkaitan dengan luas wilayah Indonesia yang berbentuk kepulauan dan beragamnya tugas TNI AD, termasuk membantu masyarakat saat terjadi bencana.

“Jadi itu kenapa kita perbanyak personel-personel kita. Jadi kita tidak berpikiran militerisme, militarism, whatever, segala. Tidak juga, tidak mikir gitu,” ujarnya.

Maruli turut memaparkan program pembangunan 5.000 jembatan yang ditargetkan rampung tahun ini. Dari target tersebut, sebanyak 2.828 jembatan telah selesai dibangun.

“Sudah selesai 2.828. Ini ada juga yang memang 170-an yang kita kerjakan secara swakelola dulu sebelum pakai anggaran Presiden,” katanya.

Selain itu, TNI AD menjalankan program penyediaan air bersih dengan melatih personel di daerah agar mampu melakukan survei secara mandiri. Langkah tersebut diharapkan dapat menekan biaya pembangunan.

Dalam sesi tanya jawab, Maruli juga menanggapi pertanyaan mengenai enam Kodam baru dan pembentukan batalion teritorial pembangunan. Dia membantah penambahan struktur tersebut ditujukan untuk memperluas pengaruh militer di ranah sipil.

“Jadi sama sekali tidak ada hubungannya dengan pemerintahan daerah dalam segi yang lain, kecuali pemerintah daerah tersebut mau minta bantuan kepada kami,” kata Maruli.

Dia menjelaskan, keberadaan Kodam di setiap provinsi direncanakan untuk memperkuat pertahanan sekaligus mempermudah pelaksanaan operasi militer selain perang (OMSP), termasuk penanggulangan bencana.

Maruli berharap pertemuan dengan para pemimpin redaksi dapat memperkuat komunikasi antara TNI AD dan media. Dia juga meminta dukungan media terhadap berbagai program yang dijalankan TNI AD.

“Saya juga mohon dukungan pada dari rekan-rekan media semua,” ujarnya.

Sementara itu, Pemimpin Redaksi iNews Aiman Witjaksono mengapresiasi kesempatan berdiskusi langsung dengan KSAD Maruli Simanjuntak. Dia berharap komunikasi terbuka antara TNI AD dan media dapat terus dipertahankan.

“Kalau bicara soal komunikasi, tujuannya adalah reduction uncertainty, mengurangi ketidakpastian. Dan Pak Kasad ini orang yang paling hebat dalam mengurangi ketidakpastian itu,” kata Aiman dalam sambutannya.

Menurut Aiman, keterbukaan informasi penting untuk memberikan kepastian kepada masyarakat. Dia menilai pertanyaan wartawan mengenai berbagai isu perlu dijawab agar publik memperoleh informasi yang dibutuhkan.

“Karena informasi itu harus dijawab, bukan dihindari. Karena publik butuh jawaban, kepastian. Apa pun itu,” ujarnya.

Topik Menarik