Polisi Dalami Motif Pembunuhan Pria Tangan Terborgol di Kendal, Hilang usai Di-PHK

Polisi Dalami Motif Pembunuhan Pria Tangan Terborgol di Kendal, Hilang usai Di-PHK

Nasional | inews | Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:36
share

KENDAL, iNews.id – Polisi masih mendalami kasus pembunuhan pemuda Bernama Donna Nuzulul Aditya, warga Dusun Karangsari, Desa Sarirejo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal. 

Korban yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak 27 September 2026 ditemukan tewas membusuk dengan kondisi tangan terborgol di bangunan calon dapur SPPG Kebonadem, Kecamatan Kaliwungu.

Kapolres Kendal AKBP Ratna Quratul Aini mengatakan terdapat luka akibat benda tumpul pada bagian belakang kepala korban.

“Ada dugaan kuat korban merupakan korban pembunuhan karena terdapat luka benda tumpul di kepala belakang korban,” kata Ratna, Rabu (7/10/2026). 

Selain memeriksa kondisi jenazah, penyidik juga mengumpulkan sejumlah barang yang ditemukan di sekitar lokasi penemuan. Dalam olah tempat kejadian perkara, polisi menemukan dua bilah pisau dapur dan gunting.

Petugas turut menemukan sandal dengan bercak darah di sekitar bangunan kosong tersebut. Seluruh temuan itu kini diperiksa untuk mengetahui apakah memiliki kaitan dengan kematian korban. 

Polisi juga menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi serta aktivitas korban sebelum menghilang. Langkah tersebut dilakukan untuk mengungkap rangkaian kejadian hingga Donna ditemukan meninggal dunia.

“Penyidik masih mendalami penyebab kematian dan mencari pihak yang bertanggung jawab. Kami juga menelusuri kemungkinan adanya orang lain yang mengetahui keberadaan korban sebelum ditemukan,” katanya.

Donna diketahui meninggalkan rumah setelah terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Sejak saat itu, keluarga kehilangan kontak dan tidak mengetahui keberadaannya.

Paman korban, Agus, mengatakan keluarga sempat berusaha mencari Donna dengan menghubungi sejumlah teman. Namun, upaya tersebut belum menemukan titik terang.

“Sejak tanggal 27 September sudah tidak bisa dihubungi. Kami sempat mencari melalui teman-temannya, tetapi belum berhasil,” kata Agus dikutip dari iNews Kendal, Rabu (7/10/2026).

Menurut Agus, Donna merupakan sosok pendiam. Korban juga jarang menceritakan persoalan yang sedang dihadapinya kepada keluarga.

Identitas Donna kemudian dipastikan setelah jenazah menjalani autopsi di RS Bhayangkara Semarang. Setelah proses autopsi selesai, jenazah dipulangkan dan dimakamkan keluarga pada Rabu (7/10/2026) pagi.

Topik Menarik