Pakai Mobil Dinas Maung MV3 Garuda, Menko AHY Dorong RI Mandiri di Industri Otomotif

Pakai Mobil Dinas Maung MV3 Garuda, Menko AHY Dorong RI Mandiri di Industri Otomotif

Terkini | inews | Rabu, 7 Oktober 2026 - 03:35
share

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menilai Indonesia memiliki potensi untuk mandiri di industri otomotif. Menurutnya, potensi tersebut perlu didorong melalui penggunaan dan pengembangan kendaraan produksi dalam negeri.

AHY mengatakan, dirinya turut menggunakan mobil Maung MV3 Garuda Limousin produksi PT Pindad sebagai kendaraan dinas. Dia pertama kali menggunakan kendaraan tersebut saat menghadiri peringatan HUT TNI di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (5/10/2026).

"Kemarin perdana kita gunakan untuk menghadiri acara Peringatan Hari Ulang Tahun TNI di Cilangkap. Memang benar ada kendaraan operasional produksi Pindad, Maung Garuda, yang kita harapkan ini juga sebagai bagian dari upaya kita terus mempromosikan produk atau industri dalam negeri," ucap AHY saat ditemui di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN), Jakarta, Selasa (6/10/2026).

AHY menambahkan, Pindad selama ini terus berinovasi dan memproduksi kendaraan untuk kebutuhan pertahanan negara, termasuk kendaraan taktis. Dia yang pernah bertugas di militer mengaku telah menggunakan sejumlah produk Pindad, seperti APC Anoa dan kendaraan taktis Komodo.

Kini, Pindad mulai memperluas pasar dengan menyasar kebutuhan sipil melalui produk otomotif. Langkah tersebut dinilai sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk membangun keunggulan sekaligus kemandirian industri otomotif nasional.

"Nah, kali ini PT Pindad juga menyasar kebutuhan sipil, dan ini merupakan visi besar dari Bapak Presiden Prabowo Subianto pada akhirnya Indonesia harus memiliki keunggulan, bahkan kemandirian dalam industri otomotif," kata dia.

AHY mengakui upaya mencapai kemandirian industri otomotif bukan hal mudah. Indonesia harus menghadapi persaingan dengan sejumlah pemain besar dunia yang telah memiliki teknologi dan kemampuan produksi lebih maju.

Meski demikian, dia menilai Indonesia memiliki modal untuk mengembangkan industri otomotif sendiri, terutama melalui sumber daya manusia yang memiliki kemampuan di bidang engineering, teknologi, dan inovasi.

"Tentu tidak mudah, banyak tantangannya, banyak pemain besar di dunia yang saat ini juga unggul dengan teknologi, tapi kita juga harus memulai. Indonesia juga memiliki potensi, kenapa tidak? Kita juga punya putra-putri terbaik yang memiliki kemampuan engineering-nya, kemudian juga teknologi, inovasi, dan lain sebagainya," ucapnya. 

Ketua Umum Partai Demokrat ini berharap, kualitas produk otomotif dalam negeri terus meningkat seiring dengan semakin luasnya penggunaan kendaraan buatan Indonesia. AHY pun menyatakan ingin turut mendorong penggunaan produk dalam negeri.

"Mudah-mudahan tentu secara bertahap kalau berbicara kualitas akan terus meningkat seiring dengan semakin banyak yang menggunakan produk-produk dalam negeri. Jadi saya tentunya ingin turut menjadi bagian dari itu," tuturnya.

Topik Menarik