Harga Pangan Hari Ini 6 Oktober 2026 Melonjak, Cabai Rawit Merah Tembus Rp114.000 per Kg
JAKARTA, iNews.id - Harga sejumlah bahan pangan nasional melonjak pada Selasa (6/10/2026). Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia mencatat kenaikan terjadi pada komoditas bawang, beras, cabai, gula, minyak goreng, hingga telur.
Harga bawang merah naik 16,49 persen menjadi Rp43.450 per kg. Bawang putih juga mengalami kenaikan 12,18 persen menjadi Rp43.750 per kg.
Kenaikan turut terjadi pada berbagai jenis beras. Beras kualitas bawah I naik 6,71 persen menjadi Rp15.900 per kg, sedangkan beras kualitas bawah II naik 7,82 persen menjadi Rp15.850 per kg.
Beras kualitas medium I naik 2,41 persen menjadi Rp17.000 per kg. Beras kualitas medium II naik 0,91 persen menjadi Rp16.550 per kg.
Sementara itu, beras kualitas super I naik 1,11 persen menjadi Rp18.150 per kg. Beras kualitas super II meningkat 2,02 persen menjadi Rp17.700 per kg.
Lonjakan paling tinggi tercatat pada komoditas cabai merah besar yang naik 34,89 persen menjadi Rp81.000 per kg. Cabai merah keriting juga naik 15,71 persen menjadi Rp82.500 per kg.
Harga cabai rawit hijau meningkat 22,55 persen menjadi Rp84.500 per kg. Adapun cabai rawit merah naik 14,17 persen hingga mencapai Rp114.000 per kg.
Harga gula pasir kualitas premium naik 1,47 persen menjadi Rp20.650 per kg. Gula pasir lokal turut meningkat 0,52 persen menjadi Rp19.250 per kg.
Kenaikan harga juga terjadi pada minyak goreng curah yang naik 2,21 persen menjadi Rp20.850 per liter. Minyak goreng kemasan bermerek I naik 1,03 persen menjadi Rp24.600 per kg.
Telur ayam ras segar ikut mengalami kenaikan 5,34 persen menjadi Rp31.550 per kg.
Meski mayoritas komoditas mengalami kenaikan, sejumlah bahan pangan justru mencatat penurunan harga. Daging ayam ras turun 3,09 persen menjadi Rp40.800 per kg.
Daging sapi kualitas I turun 0,82 persen menjadi Rp151.250 per kg. Daging sapi kualitas II juga turun 8,56 persen menjadi Rp130.950 per kg.
Selain itu, harga minyak goreng kemasan bermerek II turun 3,61 persen menjadi Rp22.700 per liter.









