Hilang 5 Hari saat Evakuasi Kapal, Penyelam Tradisional Probolinggo Ditemukan Tewas

Hilang 5 Hari saat Evakuasi Kapal, Penyelam Tradisional Probolinggo Ditemukan Tewas

Nasional | inews | Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:58
share

PROBOLINGGO, iNews.id – Tim SAR gabungan menemukan Ismail (55), penyelam tradisional yang dilaporkan hilang kontak saat hendak mengevakuasi kapal motor tenggelam di Perairan Kalibuntu, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Warga Mayangan, Kota Probolinggo tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (5/10/2026) sore. Jasad korban mengapung di perairan Paiton, terseret arus sejauh 17 kilometer dari lokasi awal hilang kontak. 

Insiden bermula saat korban bersama rekannya berupaya mengevakuasi kapal motor yang tenggelam di kedalaman sekitar 40 meter. Korban melakukan penyelamatan dengan peralatan yang sangat terbatas dan sederhana, yaitu menggunakan bantuan selang panjang dan mesin kompresor udara.

Namun, tak lama setelah korban menyelam ke dasar laut, tidak ada tanda-tanda pergerakan dari bawah air. Saat rekan korban mencoba menarik tali pengaman ke permukaan, Ismail sudah tidak berada di ujung tali. 

"Tim SAR gabungan mendapati korban mengapung di area perairan Paiton, kurang lebih 17 kilometer dari titik laporan awal di Kalibuntu. Jenazah langsung dievakuasi menggunakan Kapal Jonggrang menuju Pelabuhan Probolinggo," ungkap Komandan Tim Basarnas Banyuwangi, Putu Eka, Senin (5/10/2026).

Setibanya di Pelabuhan Probolinggo, jenazah korban langsung dirujuk ke RSUD dr Mohamad Saleh Kota Probolinggo untuk menjalani prosedur visum et repertum sebelum diserahkan kepada pihak keluarga. 

Menanggapi kejadian ini, tim Basarnas mengimbau para nelayan dan penyelam tradisional untuk selalu memprioritaskan keselamatan dengan menggunakan peralatan selam berstandar resmi guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa di laut.

Topik Menarik