Alonso Bawa Aston Martin Pecah Kebuntuan, Kemitraan Global Baru Jadi Sorotan
SEPANG, iNews.id – Fernando Alonso membawa Aston Martin pecah kebuntuan setelah finis kedelapan dalam balapan penuh drama di Sepang, Malaysia, Minggu (4/10/2026). Hasil tersebut menjadi pencapaian terbaik Aston Martin pada Formula 1 musim 2026 sekaligus hadir di tengah momentum kemitraan global baru yang diumumkan tim.
Alonso mengamankan empat poin setelah melewati balapan dengan kondisi lintasan yang berubah-ubah. Tambahan tersebut terasa penting karena Aston Martin baru dua kali berhasil mencetak poin sepanjang musim 2026.
Perjuangan Alonso tidak berjalan mulus. Aston Martin mengambil risiko besar sebelum start dengan memasang ban slick pada mobil Alonso dan Lance Stroll meski lintasan masih basah. Ban medium yang digunakan kesulitan menghasilkan daya cengkeram sehingga kedua pembalap langsung menghadapi tekanan sejak lap awal.
Stroll segera menyadari kondisi lintasan terlalu licin dan masuk pit untuk beralih menggunakan ban intermediate. Sebaliknya, Alonso memilih bertahan dengan ban slick dan melanjutkan strategi berisiko yang juga ditempuh Lewis Hamilton serta Lando Norris.
Hasil Lengkap Liga Inggris: Man City Jaga Rekor Sempurna, Tottenham dan Aston Villa Tertahan
Keputusan Alonso akhirnya membuahkan hasil ketika kondisi lintasan mulai membaik. Pembalap asal Spanyol itu mampu menemukan kecepatan kompetitif dengan AMR26 dan menjaga peluang untuk menembus zona poin meski menggunakan dua set ban hard dalam sebagian besar balapan.
Safety Car Buka Jalan Alonso Tembus P8
Kemunculan Safety Car menjadi titik balik bagi Aston Martin. Tim memasang satu set ban soft baru pada mobil Alonso sehingga juara dunia Formula 1 dua kali tersebut mendapatkan kesempatan menyerang pada fase akhir balapan.
Alonso memanfaatkan momentum tersebut dengan menembus posisi 10 besar. Dia akhirnya mengamankan posisi kedelapan dan mampu menahan tekanan Norris pada lap terakhir untuk membawa pulang empat poin.
“Kami lebih kompetitif akhir pekan ini dan posisi kedelapan merupakan hasil yang bagus bagi kami,” kata Alonso, dikutip F1 Technical.
Menurut Alonso, banyak situasi tidak terduga terjadi sepanjang balapan. Keputusan memulai lomba dengan ban untuk lintasan kering sempat membuat Aston Martin berada dalam kondisi sulit sebelum Safety Car mengubah jalannya persaingan.
“Ada banyak hal yang terjadi dalam balapan. Kami memulai dengan ban kering dan menempatkan diri dalam posisi sulit, tetapi untungnya Safety Car membuat balapan seperti dimulai kembali bagi kami,” ujar Alonso.
“Tidak banyak akhir pekan ketika kami bisa mendapatkan poin, jadi kami menjalankan balapan dengan baik dan memanfaatkan kesempatan,” lanjut dia.
Alonso kini membidik hasil positif pada balapan berikutnya di Singapura. Karakteristik sirkuit di sana dinilai dapat memberikan harapan bagi Aston Martin untuk kembali bersaing.
“Mari kita lihat apakah kami bisa mempertahankan kecepatan ini di Singapura, karena di atas kertas kami memiliki harapan,” ucap Alonso.
Berbeda dengan Alonso, Stroll harus puas finis di posisi ke-12. Pembalap Kanada tersebut mengaku terkejut dengan tingkat kelicinan lintasan pada awal balapan sehingga memutuskan mengganti ban slick dengan intermediate.
“Saya terkejut melihat betapa licinnya lintasan ketika pertama kali keluar, jadi saya masuk dan mengganti ke ban intermediate. Itu merupakan pilihan yang tepat,” kata Stroll.
Stroll kemudian menggunakan ban hard untuk menjalani stint panjang. Namun, dia merasa seharusnya bisa lebih agresif memanfaatkan ketahanan ban tersebut.
“Ban hard terlihat sangat kuat dan kalau melihat kembali balapan, saya rasa saya bisa lebih menekan pada set kedua yang kami gunakan. Di situlah kami kehilangan beberapa posisi dan akhirnya finis di luar zona poin,” ujar dia.
Chief Trackside Officer Aston Martin Mike Krack menyambut positif pencapaian kedua pembalap. Menurut dia, empat poin dari Alonso sekaligus menandai hasil terbaik tim sepanjang musim.
“Sangat menyenangkan mendapatkan empat poin dan meraih hasil terbaik kami tahun ini, dengan Fernando di posisi kedelapan dan Lance di posisi ke-12,” kata Krack.
“Kedua pembalap berada dalam persaingan sepanjang sore, melakukan beberapa manuver menyalip yang kuat dan memanfaatkan peluang yang datang kepada mereka,” lanjut dia.
Krack juga menyoroti kemampuan Aston Martin mengubah kecepatan yang terlihat pada kualifikasi menjadi hasil nyata ketika balapan.
“Sangat menggembirakan bisa mengubah kecepatan yang kami tunjukkan pada kualifikasi menjadi hasil dalam balapan,” ujarnya.
Comeback Dramatis! AS Roma Capolista Serie A usai Bungkam Atalanta lewat Dua Gol Menit Akhir
Meski demikian, Aston Martin masih memiliki pekerjaan rumah. Tim akan mengevaluasi jalannya akhir pekan balapan, terutama terkait perubahan cuaca, start yang tertunda, serta sejumlah keputusan strategi.
“Begitu banyak hal terjadi sore ini, mulai dari kondisi hujan hingga start yang tertunda. Kami perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap jalannya balapan dan beberapa keputusan yang kami ambil,” kata Krack.
Kemitraan Global Baru Jadi Momentum Aston Martin
Di tengah hasil terbaik tersebut, Aston Martin Aramco Formula One Team juga memasuki babak baru dari sisi komersial. Tim mengumumkan kemitraan global baru pada 1 Oktober 2026 di Aston Martin Racing Technology Campus (AMRTC), Silverstone.
Sebagai bagian dari kerja sama, branding mitra global baru tersebut hadir pada end plate sayap belakang AMR26 dan bagian onboard. Branding tambahan juga ditempatkan pada bagian sirip mobil untuk menandai dimulainya kemitraan.
Kolaborasi tersebut akan mencakup berbagai program pemasaran dan keterlibatan audiens. Kedua pihak juga berencana memberikan kesempatan kepada penggemar untuk mendapatkan akses lebih dekat dengan tim sepanjang musim Formula One 2027 dan seterusnya.
Managing Director Commercial & Marketing Aston Martin Aramco Formula One Team Jefferson Slack menyebut kerja sama tersebut memiliki visi untuk menjangkau penggemar olahraga dan hiburan di tingkat global.
“Kami sangat senang menyambut BK8 News ke dalam tim dan olahraga kami. Formula One memiliki kemampuan luar biasa untuk menghubungkan merek dengan audiens yang bersemangat di seluruh dunia, dan kami senang bekerja sama dengan mitra yang memiliki ambisi yang sama untuk melibatkan penggemar di tingkat global melalui olahraga dan hiburan,” ujar Slack.
Managing Director BK8 News Michael Gatt menilai kemitraan dengan Aston Martin menjadi langkah penting dalam pertumbuhan perusahaan dan upaya menjangkau penggemar olahraga secara global.
“Kami sangat antusias untuk memulai kemitraan baru ini dengan Aston Martin Aramco Formula One Team. Kemitraan ini merupakan langkah penting lainnya dalam pertumbuhan berkelanjutan BK8 News dan ambisi kami untuk terhubung dengan para penggemar olahraga di seluruh dunia,” kata Gatt.
“Aston Martin Aramco beroperasi di level tertinggi motorsport global, di mana performa, presisi, dan inovasi menjadi hal yang penting setiap hari. Bersama-sama, kami menantikan terciptanya pengalaman yang menarik bagi para penggemar, menghadirkan perspektif dan akses baru, serta menceritakan kisah di balik tim dengan cara yang segar dan menghibur,” lanjut dia.
Hasil Alonso di Sepang dan dimulainya kemitraan global baru memberi Aston Martin momentum menjelang seri berikutnya. Tantangan selanjutnya bagi tim adalah mempertahankan peningkatan performa tersebut ketika Formula 1 berlanjut ke Singapura.










