Persija Belum Terkalahkan, Kyohei Yoshino Ungkap Rahasia Kekuatan Baru Macan Kemayoran
JAKARTA, iNews.id – Persija Jakarta menunjukkan awal impresif di Super League 2026-2027. Pemain Macan Kemayoran Kyohei Yoshino optimistis timnya masih bisa berkembang lebih kuat karena chemistry antar pemain dan pemahaman taktikal terus meningkat.
Persija belum merasakan kekalahan dalam tiga pertandingan awal kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Tim asuhan pelatih Carlos Pena itu berhasil menyapu bersih seluruh laga dengan kemenangan.
Macan Kemayoran membuka musim dengan mengalahkan Borneo FC dengan skor 1-0. Setelah itu, Persija meraih kemenangan penting atas rival utama Persib Bandung dengan skor 2-1, sebelum kembali menang 1-0 saat menghadapi Jaga United.
Selain catatan sempurna di klasemen, Persija juga menunjukkan dominasi dalam permainan. Dalam tiga pertandingan tersebut, Persija mencatatkan 36 tembakan dengan 15 di antaranya mengarah tepat ke gawang lawan dan menghasilkan empat gol.
Yoshino Minta Persija Tak Cepat Puas
Meski memiliki awal musim yang positif, Kyohei Yoshino menilai Persija masih memiliki ruang untuk berkembang. Pemain berusia 31 tahun itu menyebut timnya belum menunjukkan kemampuan terbaik.
“Menurut saya, mengawali musim dengan tiga kemenangan berturut-turut adalah awal yang sangat baik. Namun, seperti yang dikatakan pelatih, ada pertandingan-pertandingan di mana kami sebenarnya bisa lebih mendominasi lawan dengan performa yang lebih baik lagi,” ujar Yoshino dikutip dari laman resmi Persija, Rabu (30/9/2026).
Menurut Yoshino, peningkatan chemistry menjadi salah satu faktor yang membuat permainan Persija semakin solid. Dia percaya komunikasi dan pemahaman antar pemain akan terus membaik sepanjang musim berjalan.
Namun, Yoshino mengingatkan rekan setimnya agar tidak terlena dengan hasil positif di awal kompetisi. Menurut dia, perjalanan Persija di Super League 2026-2027 masih sangat panjang.
“Saya yakin penting bagi kami untuk tidak cepat puas dengan hasil ini dan terus berupaya mencapai target yang lebih tinggi sebagai sebuah tim,” kata Yoshino.
Konsistensi menjadi fokus utama Persija setelah berhasil mengawali musim dengan tiga kemenangan. Tim ibu kota tersebut ingin menjaga performa agar tetap berada di papan atas persaingan Super League.
Pada pertandingan berikutnya, Persija akan menghadapi PSIM Yogyakarta. Duel tersebut akan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada 10 Oktober 2026.
Laga melawan PSIM menjadi ujian berikutnya bagi Persija untuk mempertahankan tren positif sekaligus membuktikan perkembangan permainan Macan Kemayoran di musim baru.










