Kronologi Lengkap Ruben Onsu Murka ke Produser Film, Tagih Uang yang Belum Dibayar

Kronologi Lengkap Ruben Onsu Murka ke Produser Film, Tagih Uang yang Belum Dibayar

Gaya Hidup | inews | Kamis, 24 September 2026 - 12:14
share

JAKARTA, iNews.id - Artis Ruben Onsu kembali menjadi sorotan setelah meluapkan kemarahan kepada pihak produser proyek film. Ruben menagih uang yang menurutnya belum diterima sesuai kesepakatan sekaligus mempertanyakan transparansi kontrak penjualan film tersebut ke platform streaming.

Kemarahan Ruben Onsu ditujukan kepada pihak 786 Production, khususnya produser bernama Nebraajj Nicki. Persoalan tersebut kemudian disampaikan Ruben secara terbuka melalui Instagram Story pada Kamis (24/9/2026).

Ruben diketahui terlibat dalam proyek tersebut melalui Smaradhana Pro sebagai Executive Producer. Dia mengaku memberikan dukungan terhadap produksi film, tetapi belakangan mempertanyakan pembayaran yang menurutnya belum diselesaikan.

Berikut kronologi lengkap persoalan yang membuat Ruben Onsu murka. Simak informasi selengkapnya hanya di artikel ini. 

Kronologi Lengkap Ruben Onsu Murka ke Produser Film 

Persoalan bermula dari keterlibatan Ruben Onsu dalam sebuah proyek film bersama 786 Production. Ruben menjelaskan, dirinya bukan pemain dalam film tersebut. Dia berada di balik layar melalui Smaradhana Pro dengan posisi sebagai Executive Producer yang memberikan dukungan terhadap proyek.

Keterlibatan tersebut membuat Ruben memiliki kepentingan terhadap sejumlah kesepakatan dalam proyek, termasuk persoalan finansial dan kontrak kerja sama.

Seiring berjalannya proyek, Ruben mengaku masih memiliki uang yang belum dibayarkan oleh pihak terkait. Dia kemudian menilai persoalan pembayaran tersebut terlalu lama dianggap sepele sehingga memilih menagih secara terbuka melalui media sosial.

"Mana uang saya!! Saya juga punya keperluan nih, maaf nih ditagih lewat sini, karena bapak terlalu anggap gampang!!" tulis Ruben sambil menandai sosok Nebraajj Nicki.

Menurut Ruben, keterlambatan pembayaran tersebut bukan persoalan kecil karena berdampak terhadap arus keuangan pribadinya.

"Sementara uang saya jadi nggak muter gara-gara bapak, merusak cash flow saya jadi kacau karena gak sesuai yang dijanjikan," tegasnya.

Ruben Mendengar Film Sudah Dibeli Platform Streaming

Persoalan kemudian berkembang ketika Ruben mengetahui film yang dikerjakan bersama telah dibeli platform streaming.

Informasi tersebut membuat Ruben mempertanyakan status pembayaran yang menjadi haknya. Sebab, menurut dia, jika transaksi dengan platform streaming tersebut telah dilakukan, semestinya ada kejelasan mengenai kontrak dan pembagian sesuai kesepakatan kerja sama.

Ruben lantas menuntut pihak 786 Production membuka dokumen kontrak pembelian film tersebut.

"Kan sudah dibeli sama OTT N**FLIX!! Mana kontraknya??" cecar Ruben.

Bagi Ruben, persoalan bukan hanya mengenai uang yang belum diterimanya. Dia juga mempertanyakan mengapa dirinya sebagai pihak yang terlibat dalam proyek belum mendapatkan informasi mengenai kontrak pembelian film tersebut.

Ruben bahkan menandai akun @786_production, sutradara Aditya Gumay, dan sejumlah pihak yang berkaitan dengan proyek.

"Sudah dapat uang dari OTT N**FLIX! Diem-diem aje ente. Namanya kita join, ya kalau yang berurusan dengan kontrak di project itu ya harus sama-sama tahu sesuai kontrak aja bersama Smaradhana!!" tulisnya.

Ruben Mulai Curiga Ada Perbedaan Nilai Transaksi

Tidak mendapatkan transparansi kontrak membuat Ruben kemudian mempertanyakan nilai pembelian film tersebut. Dia menduga ada kemungkinan nilai transaksi yang sebenarnya lebih besar dibandingkan angka yang sebelumnya disampaikan kepadanya.

"Kenapa disembunyikan? Kenapa tidak mau memberitahu kontraknya? Apa harga pembelian film tersebut lebih besar dari apa yang anda bilang ke kami?" kata Ruben.

Pernyataan tersebut merupakan dugaan dan pertanyaan yang disampaikan Ruben. Hingga kini belum ada penjelasan dari pihak 786 Production mengenai tudingan tersebut.

Ruben kemudian mengungkap penyesalannya karena mengaku tidak melakukan pengecekan lebih jauh sebelum terlibat dalam proyek tersebut. Dia menyebut sempat percaya begitu saja dengan rekam jejak produser yang disebut telah memproduksi puluhan film.

"Kalau ngomong katanya sudah jadi producer lebih dari 70 film wkwkwk, gue tanpa cari tahu main iya aja lagi wkwkwk. Itu lah gue yang gampang percaya," sindir Ruben.

Ruben Onsu Akhirnya Meluapkan Amarah di Media Sosial

Setelah menyinggung persoalan pembayaran dan kontrak, Ruben akhirnya meluapkan kemarahannya secara terbuka. Dia bahkan menyebut pihak yang ditagihnya dengan sejumlah kata bernada keras karena merasa ada hal yang tidak transparan dalam kerja sama tersebut.

"Saya bukan pemain film, hanya di belakang layar saja sebagai Executive Producer yang support film ente," ujar Ruben.

"Eh masih aje licik lo, pantes lo kaya ye. Paham kan keselnya sama orang curang," sambungnya.

Unggahan tersebut kemudian menjadi sorotan karena Ruben secara terbuka mempertanyakan uang, kontrak, hingga nilai transaksi film yang disebut telah dibeli Netflix.

Hingga berita ini ditulis, pihak 786 Production maupun Nebraajj Nicki belum memberikan tanggapan resmi mengenai pernyataan Ruben Onsu.

Belum ada pula penjelasan dari pihak terkait mengenai nominal pembayaran yang ditagih Ruben, isi kesepakatan kerja sama, maupun nilai transaksi film dengan Netflix.

Dengan demikian, sejumlah tudingan mengenai dugaan ketidaktransparanan dan perbedaan nilai transaksi tersebut masih merupakan pernyataan dari Ruben Onsu dan belum mendapatkan klarifikasi dari pihak yang disebut.

Topik Menarik