Utusan Trump Diam-Diam Bertemu Pejabat Iran di New York
WASHINGTON, iNews.id - Pejabat Amerika Serikat (AS) diam-diam bertemu delegasi Iran di sela Sidang Umum PBB di New York. Pertemuan berlangsung pada Selasa (22/9/2026) selama 3 jam.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengonfirmasi langsung pertemuan itu kepada wartawan meski tak memaparkan hasilnya. Namun dia memastikan pertemuan berjalan sangat baik.
"Ini pertemuan yang sangat bagus. Maksudnya, saya harus sampaikan bahwa pertemuan itu sangat bagus. Saya tidak habis pikir mengapa mereka (Iran) tidak mau melakukannya," ujarnya, seperti dikutip dari Anadolu.
Dia menambahkan Iran sedang menghadapi pilihan sangat kontras, yakni kehancuran atau sebaliknya kemajuan.
"Di satu sisi ada kehancuran total, dan alternatif lainnya adalah potensi kejayaan. Negara itu bisa menjadi hebat," tuturnya.
Saat ditanya siapa saja yang menghadiri pertemuan tersebut, Trump tak menjawab secara definifif namun mengalihkan pertanyaan itu kepada utusannya, Steve Witkoff serta penasihatnya, Jared Kushner.
Trump melanjutkan, kedua utusannya menjalani pertemuan yang sangat baik dan produktif, namun tak menjalankan secara rinci.
"Mereka dijadwalkan mengadakan pertemuan lagi dalam waktu dekat," kata Trump.
Sementara itu, Witkoff mengunggah pesan di akun X bahwa delegasi AS dan Iran melakukan pembicaraan panjang di sela-sela Sidang Umum PBB, melalui perantara mediator.
"Mereka berhasil menyelesaikan satu putaran diskusi yang kami harap akan terbukti konstruktif dan menjanjikan. Para mediator akan melanjutkan tugas mereka," tulis Witkoff.
Sementara itu surat kabar The New York Times menyebut delegasi Iran dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi. Disebutkan pula pertemuan tersebut dimediasi oleh Pakistan dan Qatar, sementara sejumlah sumber mengatakan pembicaraan berfokus pada upaya mencapai kesepakatan damai yang baru antara AS dan Iran.










