Kasus Tuberkulosis di Tegal Tembus 6.000 Orang, Polda Jateng Tracing Massal
TEGAL, iNews.id – Temuan lebih dari 6.000 kasus penderita Tuberkulosis (TB) di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, mendapat perhatian khusus dari Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo.
Kapolda turun langsung memantau pelaksanaan tracing massal ratusan warga yang terindikasi TB di Puskesmas Adiwerna, Kabupaten Tegal, Rabu (23/9/2026).
Langkah tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas ditemukannya 6.034 penderita TB di wilayah Kabupaten Tegal yang belum tertangani secara optimal.
Pelaksanaan skrining TB meliputi pemeriksaan dahak, rontgen dada gratis, hingga penelusuran (tracing) kontak erat penderita. Tingginya angka kasus menunjukkan bahwa penanganan TB tidak cukup hanya mengandalkan pasien yang datang berobat ke fasilitas kesehatan (faskes), melainkan butuh jemput bola di lapangan.
Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo menjelaskan, Polres Tegal menjadi penggagas pemanfaatan program Temukan Obat Sampai Sembuh Tuberkulosis (TOSS TB) untuk mendukung akselerasi tracing di Jawa Tengah.
Program ini mengintegrasikan peran anggota Bhabinkamtibmas dengan tenaga kesehatan (nakes) di tingkat desa untuk melacak warga yang berkontak erat dengan penderita sekaligus memberikan edukasi pemeriksaan dini.
"Banyaknya penderita TB di Kabupaten Tegal menuntut adanya kolaborasi. Melalui TOSS TB, Bhabinkamtibmas kami diterjunkan bersama nakes untuk melakukan tracing kontak erat penderita hingga ke tingkat lingkungan keluarga," kata Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, Rabu (23/9/2026).
Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman mengapresiasi terobosan Polda Jateng dan Polres Tegal dalam menekan laju penularan penyakit menular tersebut.
Menurutnya, penanganan TB bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah, melainkan seluruh elemen masyarakat termasuk kepolisian.
"Kami sangat mengapresiasi langkah cepat Pak Kapolda dan Polres Tegal. Masalah TBC ini tanggung jawab kita bersama. Penanganan tidak bisa hanya dari sisi medis saja, tetapi butuh dukungan pengamanan dan pendampingan Bhabinkamtibmas di masyarakat," ujar Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman.
Dari total 6.034 penderita TB di Kabupaten Tegal, penanganan medis yang tercapai saat ini baru sekitar 65 persen.
Dalam kesempatan tersebut, Polda Jateng juga memberikan penghargaan khusus kepada dua anggota Bhabinkamtibmas atas capaian tertinggi dalam melacak kontak erat penderita TB di wilayah hukum Polda Jawa Tengah.










