Istri Jurnalis Hilang di Gunung Anak Krakatau Berharap Pencarian Dilanjutkan
JAKARTA - Istri jurnalis iNews Yudistiro Pranoto (Yudis), Rodiyah Nasution, berharap adanya upaya pencarian lanjutan terhadap lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di Gunung Anak Krakatau setelah ditemukannya satu ABK kapal di Bengkulu.
"Menanggapi penemuan terbaru terkait jenazah, tentunya sebagai keluarga, besar banget nih harapan kami setelah adanya temuan ini, akan ada upaya pencarian lanjutan agar kami sebagai keluarga bisa mendapatkan kepastian, yang terbaik gitu dari suami kami, dan suami jurnalis lainnya," ujarnya di Depok, Jawa Barat, Rabu (23/9/2026).
Menurutnya, saat proses pencarian masih berlangsung, memang ada informasi tentang temuan jenazah. Namun, saat itu jenazah masih belum teridentifikasi dan petugas harus melakukan tes DNA terlebih dahulu untuk memastikannya. Pihaknya bersyukur hasil tes DNA tersebut dapat keluar lebih cepat dari waktu yang dijanjikan.
"Kalau temuan, saat masih di sana, saat masih berada di sana, memang sudah ada info mengenai temuan, namun hal itu kan harus dikonfirmasi dahulu, tes DNA dari pihak keluarga masing-masing. Jadi sudah tahu sebelumnya, hanya menunggu dari hasil tes DNA yang kabarnya pada saat itu akan diinfokan sekitar 2 minggu, namun Alhamdulillah ini sudah bisa lebih cepat informasi mengenai kepastian dari jenazah yang ditemukan itu," tuturnya.
Ia menerangkan, setelah proses pencarian dihentikan, pihaknya hanya bisa berdoa. Pada Rabu 23 September malam, pihak keluarga juga akan menggelar doa bersama di kediamannya untuk mengharapkan kabar baik. Doa bersama tersebut merupakan bentuk ikhtiar keluarga untuk mendapatkan kejelasan mengenai lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak.
"Kalau dari kami cuma satu, ikhtiar kami cuma berdoa, itu saja, nggak bisa banyak melakukan apa-apa, hanya berdoa dan membaca istighfar. Nanti malam di kediaman Mas Yudis akan ada doa, kami dari pihak keluarga tentu saja ingin mendoakan, tidak hanya suami saya, tapi keseluruhan dari rombongan yang hilang di Selat Sunda bisa segera mendapatkan kabar yang terbaik," terangnya.
Dia pun berterima kasih atas perhatian pemerintah yang selama ini telah memberikan dukungan kepada keluarga jurnalis dan kru kapal yang hilang kontak. Khususnya Komdigi, yang pada Rabu 23 September 2026, Direktur Jenderal (Dirjen) Komunikasi Publik dan Media (KPM) Kementerian Komdigi, Fifi Aleyda Yahya, mendatangi kediamannya untuk menyampaikan doa dan dukungan kepada keluarga.
"Terkait kunjungannya Ibu Fifi, Alhamdulillah saya berterima kasih Ibu Fifi sudah datang ke sini, mendoakan kami, memberikan support secara langsung, itu sangat berarti buat keluarga kami. Tidak hanya dari Bu Fifi, tapi doa-doa dari semua rekan-rekan juga semua sangat berarti buat kami," katanya.









