Iran Siap Buka Selat Hormuz dalam 7 Hari, asal...
TEHERAN, iNews.id - Iran siap membuka blokade Selat Hormuz dalam 7 hari jika Amerika Serikat (AS) melonggarkan tekanan militernya. Hal itu diungkapkan seorang sumber pejabat Iran kepada kantor berita Jepang Kyodo.
Disebutkan, penawaran itu telah disampaikan Iran kepada AS melalui negara mediator.
"(Usulan itu) Menyerukan negosiasi baru bertujuan untuk mengakhiri permusuhan secara permanen antara kedua negara," kata pejabat Iran tersebut.
"Ada kemungkinan untuk melangkah menuju kesepakatan," ujar pejabat itu.
Namun dia menepis kemungkinan pertemuan antara Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan mitranya dari AS, Donald Trump, di sela-sela Sidang Umum PBB ke-81 di New York pekan ini.
Menurut dia, AS harus menunjukkan keseriusan dan komitmen jika ingin diplomasi bergerak maju.
Perkembangan ini terjadi di tengah berlanjutnya ketegangan antara AS dan Iran. Negosiasi mandek akibat perbedaan pendapat mengenai pengaturan lalu lintas di Selat Hormuz.
Nota Kesepahaman (MoU) Islamabad yang diteken Trump dan Pezeshkian pada 17 Juni, isinya penghentian permusuhan selama setidaknya 60 hari, hanya bertahan beberapa pekan sebelum AS melanjutkan serangannya. Inti dari batalnya MoU tersebut adalah ketidaksepahaman dalam pengaturan lalu lintas Selat Hormuz.
AS membuka jalur baru di perairan sisi Oman yang dianggap Iran sebagai praktik ilegal. Sejak itu kapal-kapal tanker dan kargo dari berbagai negaranya melintasinya atas jaminan keamanan dari AS. Militer Iran pun menyerang kapal-kapal tanker dan kargo yang nekat melintasinya, memicu serangan AS.









