H20 2026 Dihadiri 48 Negara, Kepala BPJPH Tegaskan Visi Halal Indonesia untuk Dunia
JAKARTA, iNews.id – Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hasan menegaskan semakin luasnya partisipasi internasional dalam The 5th Summit of Halal 20 (H20) 2026 menjadi momentum penting untuk mewujudkan visi halal Indonesia yang memberikan manfaat bagi masyarakat dunia.
Forum internasional yang dihadiri ratusan peserta dari 48 negara tersebut menjadi bukti berkembangnya H20 sebagai ajang strategis penguatan ekosistem halal global.
“Acara ini terselenggara karena kerja sama semua. Dan juga acara ini terselenggara karena antusias 48 negara yang hadir dan 450 undangan yang hadir, beserta dengan Pak Menko PMK , para menteri, begitu juga Wakil Perdana Menteri Malaysia , para duta besar negara sahabat , dan semua pihak yang membuat acara ini menjadi semakin berhasil,” katanya dalam keterangan resminya, Senin (21/9/2026).
Tingginya partisipasi internasional tersebut, lanjutnya, menunjukkan bahwa H20 semakin berkembang sebagai forum yang mempertemukan negara dan berbagai pemangku kepentingan halal dari berbagai penjuru dunia.
Forum ini sekaligus memperkuat konektivitas dan kolaborasi dalam membangun ekosistem halal global. Ia berharap H20 dapat terus berkembang dan semakin mendunia sehingga mampu menjadi ruang strategis bagi Indonesia untuk berkontribusi dalam pengembangan ekosistem halal internasional. “Acara ini semakin mendunia insyaallah,” ujar Haikal Hasan.
Perkembangan H20, lanjutnya, menjadi bagian dari upaya mewujudkan visi besar Indonesia di bidang halal sebagaimana cita-cita Presiden Prabowo Subianto, yakni menjadikan halal Indonesia tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia, tetapi juga masyarakat dunia.
“Dan pada waktunya, terwujudlah cita-cita harapan kita, harapan Bapak Presiden Prabowo Subianto bahwa halal Indonesia untuk masyarakat dunia, dan Indonesia menjadi pusat halal dunia,” katanya.
Menurut Haikal, visi tersebut perlu terus diwujudkan melalui penguatan kerja sama internasional, peningkatan kapasitas, pengembangan standar, pertukaran pengetahuan, serta penguatan konektivitas antarlembaga dan pemangku kepentingan halal di berbagai negara.
Dengan semakin luasnya partisipasi negara dan pemangku kepentingan dalam H20, BPJPH optimistis forum tersebut dapat terus berkembang sebagai salah satu wadah strategis untuk memperkuat ekosistem halal global sekaligus memperluas kontribusi Indonesia bagi masyarakat dunia.










