1.289 Kadet Unhan bakal Jadi Kakak Asuh Siswa Sekolah Rakyat, Ini yang Diajarkan
JAKARTA, iNews.id - Sebanyak 1.289 kadet Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) akan mengabdi di Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia pada 12-24 Oktober 2026. Mereka akan berperan sebagai kakak asuh untuk memperkuat pendidikan karakter dan kedisiplinan siswa.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan, keterlibatan kadet Unhan menjadi bagian dari upaya memperkuat penyelenggaraan Sekolah Rakyat, terutama dalam pembentukan karakter dan kedisiplinan siswa.
“Kita memerlukan role model yang bisa jadi contoh bagi siswa Sekolah Rakyat yang datang dari berbagai latar belakang yang berbeda-beda. Lebih-lebih anak-anak kita ini, adalah siswa ‘istimewa’ dengan beragam kemampuan, (dan) beragam kebiasaan,” kata Gus Ipul didampingi Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, dikutip Senin (21/9/2026).
Menurutnya, siswa Sekolah Rakyat tidak melalui tes akademik. Penjangkauan siswa dilakukan berdasarkan desil 1 dan 2 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Kondisi tersebut membuat siswa yang mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat memiliki kemampuan dan kebiasaan yang beragam.
Penguatan kedisiplinan karena itu akan dilakukan secara terus-menerus dan berkelanjutan sebagai bagian dari pembentukan karakter siswa.
Para kadet Unhan nantinya menjadi kakak asuh yang hadir selama dua pekan sebagai sahabat belajar, teladan, sekaligus pendamping berbagai kegiatan siswa.
Pendampingan mencakup penanaman disiplin, tanggung jawab, kemandirian, kepemimpinan, dan cinta Tanah Air. Pelaksanaannya dilakukan melalui keteladanan serta kegiatan ramah anak, tanpa kekerasan fisik maupun seksual, perundungan (bullying), dan intoleransi.
“Kita berharap kadet Unhan menjadi role model belajar untuk mencapai cita-cita. Membantu pembelajaran, keterampilan komunikasi, serta kelas inspirasi agar siswa lebih percaya diri dan berani merancang masa depan,” jelas Gus Ipul.
Program tersebut juga membuka peluang bagi siswa Sekolah Rakyat yang memiliki minat dan bakat untuk melanjutkan pendidikan di Unhan. Mereka akan memperoleh pendampingan dan bimbingan untuk mempersiapkan diri memenuhi persyaratan masuk Unhan.
“Bagi siswa yang memang berminat, akan dilakukan pendampingan, bimbingan, agar nanti pada saatnya bisa memenuhi syarat sebagai mahasiswa Unhan. Karena tentu kalau menjadi mahasiswa Unhan, memerlukan syarat-syarat yang harus dipenuhi,” kata Gus Ipul.
Sementara itu, Rektor Unhan RI Letjen TNI (Purn.) Dr. Anton Nugroho mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk pengabdian Unhan untuk mendukung pendidikan di Sekolah Rakyat. Program tersebut dilaksanakan atas perintah Menteri Pertahanan.
“Kegiatan pengabdian kadet Unhan direncanakan 12-24 Oktober 2026, akan melibatkan 1.289 kadet Unhan dan 236 pengasuh,” ujar Anton.
Dalam pengabdian tersebut, para kadet memberikan sejumlah materi pendidikan karakter. Materinya meliputi etika dalam bersikap, berbicara dan bertindak, tata cara berpakaian seragam dan berpenampilan rapi, Peraturan Urusan Dalam (PUD), penataan pakaian dalam lemari, kepemimpinan, serta motivasi diri.









