Tim Bulutangkis Indonesia Siapkan Formula Khusus Hadapi Taiwan dan Malaysia di Asian Games 2026
ICHINOMIYA, iNews.id – Tim bulutangkis Indonesia menyiapkan strategi terbaik untuk menghadapi Taiwan dan Malaysia pada babak perempat final Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Tim beregu putri Indonesia akan lebih dulu menghadapi Taiwan, sementara tim beregu putra bersiap melawan Malaysia di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Jepang, Selasa (22/9/2026).
Laga tersebut menjadi ujian penting bagi skuad Merah Putih dalam perjalanan memburu medali Asian Games 2026. Para pemain terus mematangkan persiapan dengan menjaga kondisi fisik, teknik, serta mental sebelum menghadapi lawan yang memiliki kekuatan merata.
Pelatih ganda putri Indonesia, Karel Mainaky, memastikan para pemain dalam kondisi siap menghadapi tantangan dari Taiwan. Dia menilai persiapan terakhir yang dilakukan tim menunjukkan perkembangan positif, baik dari sisi teknik maupun kebugaran.
"Kalau melihat kondisi anak-anak tadi di latihan terakhir, baik teknik maupun fisik saya lihat sudah siap untuk menghadapi Taiwan," ujar Karel.
Karel menyebut kekompakan menjadi salah satu formula utama tim beregu putri Indonesia. Menurut dia, komunikasi dan kebersamaan antar pemain terus dibangun agar mampu menghadapi tekanan pertandingan beregu.
"Kami selalu mengutamakan kesatuan dan kebersamaan. Jadi tadi juga sudah kumpul dengan tim tunggal putri, dengan pelatih Imam (Tohari). Semoga ini membawa dampak positif bagi performa anak-anak," kata Karel.
Indonesia Waspadai Kekuatan Taiwan dan Malaysia
Karel memastikan Indonesia akan menurunkan komposisi terbaik saat menghadapi Taiwan. Dia mengakui sektor ganda Taiwan memiliki kualitas yang kuat, tetapi peluang untuk meraih kemenangan tetap terbuka.
"Pasti yang diturunkan adalah komposisi terbaik. Ganda mereka cukup kuat, tetapi dengan persiapan yang anak-anak lakukan, pasangan lawan bukan yang tidak bisa dilewati," ucap Karel.
Dia juga meminta para pemain tampil sesuai dengan pola permainan yang sudah dipersiapkan selama latihan. Karel ingin anak asuhnya bermain agresif, percaya diri, dan mampu menjaga ketenangan dalam situasi sulit.
"Saya ingin mereka mempraktikkan apa yang sudah didapat di latihan. Main maksimal, yakin, percaya, sabar dan tenang," tutur Karel.
Sementara itu, tim beregu putra Indonesia akan menghadapi Malaysia yang diperkuat sejumlah pemain berpengalaman, terutama di sektor ganda. Fajar Alfian menilai kekuatan lawan tidak boleh dianggap remeh karena memiliki banyak pemain senior dengan jam terbang tinggi.
"Malaysia diisi pemain-pemain senior khususnya di ganda. Mereka banyak pengalaman, jadi kami tidak boleh lengah," ujar Fajar.
Fajar menegaskan seluruh pemain Indonesia siap memberikan kemampuan terbaik. Dia menyebut siapapun yang dipercaya tampil harus mampu menjalankan tanggung jawab dan memberikan kontribusi maksimal untuk tim.
"Kami juga ingin memberikan yang terbaik. Siapapun yang diturunkan besok kami harus siap untuk bertanggung jawab dan memberikan hasil yang terbaik," kata Fajar.
Babak perempat final Asian Games Aichi-Nagoya 2026 menjadi langkah penting bagi tim bulutangkis Indonesia. Dengan persiapan matang dan strategi yang telah disiapkan, skuad Merah Putih berusaha menjaga peluang melangkah lebih jauh dalam perebutan medali.










