Motor Listrik Fox R Terbakar, Hasil Investigasi Polytron Temukan Ini
JAKARTA, iNews.id - Motor listrik Polytron Fox R milik seorang pengemudi ojek online (ojol) terbakar di kawasan Citra Garden 6, Jakarta Barat, pada September 2026. Hasil investigasi Polytron menyebut insiden tersebut dipicu modifikasi penambahan kabel eksternal yang tidak sesuai standar pabrik.
Corporate Communications Department PT Hartono Istana Teknologi (Polytron) dalam pernyataaan tertulis mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti kejadian tersebut dengan menghubungi konsumen dan membawa unit motor ke service center untuk diperiksa secara menyeluruh.
"Kami turut prihatin atas insiden yang menimpa salah satu konsumen pengguna Polytron Fox R. Keselamatan dan keamanan seluruh pengguna selalu menjadi prioritas utama kami," ujar Polytron dalam keterangan resminya dilansir Senin (21/9/2026).
Dari pemeriksaan teknis, Polytron menyatakan tidak menemukan indikasi kegagalan komponen, cacat suku cadang, maupun malfungsi sistem kendaraan bawaan pabrik pada unit tersebut.
"Perlu diketahui bahwa unit motor tersebut telah digunakan sejak bulan November 2023 dan selama ini beroperasi dalam kondisi yang sangat baik," katanya.
Polytron kemudian melakukan investigasi lanjutan untuk mengetahui penyebab kebakaran. Dari pemeriksaan tersebut, perusahaan menemukan adanya modifikasi pada sistem kelistrikan kendaraan.
"Dari hasil investigasi lanjutan, kami menemukan bahwa insiden tersebut dipicu oleh adanya modifikasi penambahan kabel eksternal yang tidak sesuai dengan standar pabrik. Modifikasi ini berdampak pada nonaktifnya fungsi safety cut-off kendaraan sehingga memicu lonjakan arus tinggi," ujarnya.
Safety cut-off merupakan salah satu fungsi pengaman pada kendaraan yang berperan memutus aliran listrik ketika terjadi kondisi tertentu. Menurut Polytron, modifikasi kabel eksternal tersebut membuat fungsi pengaman itu tidak aktif sehingga terjadi lonjakan arus tinggi.
"Kami menegaskan bahwa unit Polytron Fox R terbukti aman digunakan selama sesuai dengan panduan penggunaan resmi," katanya.
Sebelumnya, motor listrik Polytron Fox R tersebut sempat mengeluarkan asap putih dari area di balik jok sebelum akhirnya memercikkan api. Warga sekitar kemudian membantu memadamkan api sehingga kebakaran tidak meluas.
Polytron menyatakan tetap memberikan perhatian kepada konsumen setelah kejadian tersebut. Perusahaan mengaku telah berdiskusi dan mencapai solusi bersama konsumen agar yang bersangkutan dapat kembali menjalankan rutinitas dan mata pencahariannya.
"Unit motor tersebut sudah dalam proses perbaikan agar dapat segera digunakan kembali. Hingga saat ini, permasalahan tersebut telah diselesaikan dengan baik," katanya.







