Kecelakaan Maut Mobi Tabrak Truk di Tol Bangkinang Riau, 2 Orang Tewas
KAMPAR, iNews.id – Kecelakaan maut terjadi di Tol Bangkinang KM 25+250 A, Riau, Sabtu (19/9/2026) siang. Sebuah mobil Toyota Innova Reborn menabrak bagian belakang truk boks dan menewaskan dua penumpangnya.
Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Dua korban meninggal dunia di lokasi, sementara pengemudi Innova mengalami luka berat dan langsung mendapat penanganan medis.
Kedua korban tewas diketahui bernama Jamhur Rahmat (56), seorang ustaz, dan Mursydah (57), seorang dosen. Pasangan yang berdomisili di Jalan Pangeran Hidayat Nomor 16, Kota Pekanbaru, tersebut tewas akibat kerasnya benturan.
Sementara pengemudi Innova, Habib bin Haz (22), mengalami luka parah. Pria yang bekerja sebagai wiraswasta dan tinggal di alamat yang sama dengan kedua korban itu kemudian dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat.
Kasat PJR Polda Riau AKBP Eko Baskara menjelaskan, kecelakaan bermula saat Toyota Innova bernomor polisi BM 1384 QU melaju dari arah Sungai Pinang menuju XIII Koto Kampar. Saat tiba di lokasi kejadian, pengemudi diduga kehilangan kesadaran selama beberapa detik karena mengantuk berat.
Kondisi tersebut membuat kendaraan tidak terkendali hingga menabrak bagian belakang truk boks bernomor polisi B 9379 SCS yang dikemudikan Fery Mardias (42).
Benturan keras menyebabkan bagian depan Innova ringsek parah. Kendaraan kemudian berhenti di lajur kiri jalan. Kerugian materiil akibat kecelakaan tersebut ditaksir mencapai Rp100 juta.
Direktur Lalu Lintas Polda Riau Kombes Jeki Rahmat Mustika mengatakan, personel kepolisian langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan kecelakaan. Petugas kemudian mengevakuasi korban dan mengamankan kedua kendaraan untuk kepentingan penyelidikan.
Penanganan kecelakaan lalu lintas tersebut kini dilimpahkan kepada Unit Laka Polres Kampar. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan.
Polisi juga mengingatkan pengguna jalan tol agar tidak memaksakan diri mengemudi saat lelah atau mengantuk. Pengemudi disarankan segera beristirahat di rest area apabila kondisi fisik tidak memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan.









