Kebakaran Rumah di Bojonegoro, Nenek 75 Tahun Penderita Stoke Tewas

Kebakaran Rumah di Bojonegoro, Nenek 75 Tahun Penderita Stoke Tewas

Berita Utama | inews | Kamis, 17 September 2026 - 18:10
share

BOJONEGORO, iNews.id - Kebakaran rumah terjadi di Dusun Glonggong, Desa Sumberagung, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis (17/9/2026) dini hari. Insiden ini menelan korban jiwa setelah seorang lansia penderita stroke, Marni (75), meninggal dunia akibat luka bakar sekitar 80 persen.

Saat kejadian, nenek Marni berada dalam kamar dan berhasil dievakuasi warga. Namun, akibat luka bakar parah di sekujur tubuh, korban harus mendapat penanganan medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro.

Kepala Desa Sumberagung Putoyo membenarkan Marni meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit.

"Awalnya luka bakar terus dirujuk ke RSUD. Pukul 10.10 WIB meninggal," kata Putoyo dikutip dari iNews Bojonegoro, Kamis (17/9/2026).

Kapolsek Dander Iptu Warsito mengatakan kebakaran diperkirakan terjadi sekitar pukul 04.10 WIB. Setelah menerima laporan, polisi bersama Damkarmat Pos Kota dan Satpol PP Dander langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan.

Api berhasil dipadamkan setelah proses pemadaman berlangsung sekitar 45 menit. Petugas dan warga kemudian memastikan kobaran api tidak merambat ke bangunan di sekitar rumah korban.

“Penyebabnya lupa mematikan kompor saat memasak, ditinggal ke masjid,” kata Iptu Warsito.

Kebakaran mengakibatkan kerugian materiil sekitar Rp150 juta. Meski demikian, petugas gabungan bersama warga berhasil menyelamatkan sejumlah aset berharga milik korban yang ditaksir mencapai Rp70 juta.

Aset tersebut di antaranya empat sepeda listrik, tiga sepeda motor, serta sejumlah barang berharga lainnya.

Kobaran api juga berhasil dilokalisasi sehingga tidak menjalar ke tiga rumah tetangga di sisi kanan dan kiri bangunan korban. Nilai aset dari tiga rumah yang berhasil diselamatkan diperkirakan mencapai sekitar Rp450 juta.

Selain Marni, seorang warga bernama Samsul (35) juga mengalami luka bakar saat membantu proses evakuasi. Dia mengalami luka bakar sekitar 15 persen pada bagian tangan kanan dan harus mendapat perawatan medis.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro Siswoyo mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya yang bersumber dari peralatan dapur dan instalasi listrik.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Bojonegoro untuk selalu memastikan kompor benar-benar dalam kondisi padam sebelum ditinggalkan. Jangan pernah meninggalkan aktivitas memasak tanpa pengawasan karena kelalaian kecil bisa berakibat fatal," ucapnya.

Topik Menarik