Tak Hanya Ancam Paru-Paru, Kemenkes Ungkap Merokok Rusak Gigi dan Rongga Mulut
JAKARTA, iNews.id - Bahaya merokok tidak hanya mengancam kesehatan paru-paru dan jantung. Kebiasaan mengisap rokok konvensional maupun rokok elektrik dapat berdampak langsung terhadap kesehatan gigi dan rongga mulut.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui unggahan di akun Instagram resminya mengingatkan masyarakat mengenai berbagai risiko yang dapat muncul akibat paparan asap rokok terhadap kesehatan rongga mulut.
Salah satu dampak yang dapat terjadi adalah menurunnya produksi air liur atau saliva. Padahal, air liur memiliki peran penting dalam membantu membersihkan rongga mulut sekaligus melindungi gigi dan jaringan gusi.
Ketika produksi air liur berkurang, mulut dapat menjadi lebih kering. Kondisi tersebut dapat memengaruhi keseimbangan mikroorganisme di dalam rongga mulut dan meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan.
Beberapa masalah yang dapat muncul antara lain bau mulut, penumpukan plak dan karang gigi, hingga gigi berlubang.
Risiko tersebut juga dapat semakin serius jika kebiasaan merokok berlangsung dalam jangka panjang. Paparan rokok dapat meningkatkan risiko penyakit gusi, termasuk periodontitis, yang dapat merusak jaringan dan tulang penyangga gigi.
Jika tidak ditangani, kerusakan jaringan penyangga tersebut dapat membuat gigi menjadi goyang hingga meningkatkan risiko kehilangan gigi.
Selain itu, rokok mengandung berbagai zat berbahaya dan karsinogenik yang dapat menyebabkan iritasi serta perubahan pada sel-sel di rongga mulut. Paparan tersebut juga menjadi salah satu faktor risiko terjadinya kanker rongga mulut.
Sebab itu, Kemenkes mengingatkan masyarakat untuk menghentikan kebiasaan merokok, baik rokok konvensional maupun rokok elektrik, sebagai salah satu langkah penting untuk menjaga kesehatan tubuh sekaligus gigi dan rongga mulut.
Masyarakat juga dianjurkan menjaga kebersihan gigi dan mulut serta melakukan pemeriksaan secara berkala ke dokter gigi. Pemeriksaan rutin dapat membantu mendeteksi berbagai masalah kesehatan gigi dan rongga mulut lebih dini sehingga dapat segera ditangani.










