Viral Tahanan Lansia Drop di Sel Polrestabes Bandung, Hanya Punya Satu Ginjal
BANDUNG, iNews.id – Kondisi kesehatan Denny Susanto (63) tahanan lanjut usia (lansia) terus menurun saat menjalani penahanan di Polrestabes Bandung. Denny yang terjerat kasus dugaan penganiayaan itu diketahui hanya memiliki satu ginjal dan menderita sejumlah riwayat penyakit kronis.
Beredar rekaman video di media sosial memperlihatkan kondisi Denny yang tampak lemas dan hampir tumbang saat beraktivitas di dalam sel tahanan.
Kuasa hukum tersangka, David Sitorus membenarkan, kesehatan kliennya memburuk selama ditahan. Denny pernah menjalani operasi pengangkatan salah satu ginjalnya sehingga membatasi ketahanan fisiknya.
Dia mengaku telah mengajukan permohonan penangguhan penahanan sebanyak dua kali dengan menyertakan sejumlah jaminan. Namun hingga kini, permohonan tersebut belum dikabulkan oleh penyidik.
Kejar Satu Fraksi DPRD Minsel, Perindo Sulut Mantapkan Infrastruktur Partai di Akar Rumput
"Kondisi ginjal klien kami tinggal satu setelah operasi pengangkatan. Kami meminta proses hukum tetap berjalan, namun nilai-nilai hak asasi manusia (HAM) dan kemanusiaan juga harus dikedepankan oleh pihak kepolisian," kata David Sitorus, Senin (14/9/2026).
Dipicu Konflik Keluarga
Kasus hukum yang menjerat Denny bermula dari perselisihan keluarga pada 20 April 2026. Saat itu, terjadi rapat keluarga tertutup yang berlangsung memanas. Denny kemudian menampar adik iparnya, Yeni Irawati, yang diduga memaksa masuk ke dalam ruang rapat.
Atas insiden tersebut, Yeni melaporkan Denny ke Polrestabes Bandung hingga akhirnya yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka pada 13 Agustus 2026.
Menanggapi sorotan publik terkait kondisi kesehatan tersangka, Satreskrim Polrestabes Bandung menyatakan bahwa permohonan penangguhan penahanan yang diajukan pihak keluarga masih dalam tahap pertimbangan dan evaluasi tim penyidik.









