Tim SAR Serahkan Temuan Life Jacket hingga Terpal dalam Pencarian 5 Jurnalis Hilang ke Polisi

Tim SAR Serahkan Temuan Life Jacket hingga Terpal dalam Pencarian 5 Jurnalis Hilang ke Polisi

Terkini | inews | Minggu, 13 September 2026 - 22:58
share

JAKARTA, iNews.id - Tim SAR gabungan menemukan tiga jaket pelampung atau life jacket, dua terpal, dan satu galon saat mencari Jurnalis iNews Yudistiro Pranoto, empat wartawan lain, dan tiga kru kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Minggu (13/9/2026). Seluruh benda tersebut diserahkan kepada kepolisian untuk diidentifikasi lebih lanjut.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kakansar) Banten, Al Amrad mengatakan, sejumlah benda ditemukan di beberapa lokasi selama operasi pencarian hari keenam, Minggu (13/9/2026).

"Untuk keseluruhan pelaksanaan operasi SAR pada hari ini, objek-objek tersebut telah akan kami serahkan kembali kepada pihak yang berwenang dalam hal ini kepolisian untuk menindaklanjuti lebih lanjut," kata Amrad dalam konferensi pers di Posko SAR Carita.

Salah satu temuan berupa life jacket berwarna oranye ditemukan KM Bima di sekitar Pulau Rakata pada pukul 09.58 WIB. Sementara itu, RIB 02 Lampung yang menyisir sekitar Pulau Sebesi menemukan satu terpal dan satu galon.

Dua life jacket lainnya ditemukan oleh unsur TNI Angkatan Laut. Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Banten Letkol Laut (P) Wawan Subagyo Mardani mengatakan KRI Gilimanuk dan KAL Anyer masing-masing menemukan satu life jacket saat bergerak menuju sektor pencarian.

"Yang ditemukan oleh KRI Gilimanuk pada pukul 08.55," kata Wawan.

Menurutnya, seluruh benda yang ditemukan dalam operasi pencarian akan dikumpulkan terlebih dahulu sebelum diserahkan kepada kepolisian untuk proses identifikasi.

"Barang-barang tersebut akan dikumpulkan dan nantinya akan diserahkan kepada yang berwenang untuk mengidentifikasi. Dalam hal ini ya rekan-rekan dari kepolisian," ucapnya.

Meski menemukan sejumlah benda di beberapa lokasi, tim SAR gabungan belum memastikan apakah seluruh temuan tersebut berkaitan dengan lima jurnalis dan tiga kru kapal yang masih dalam pencarian.

Hingga operasi pencarian hari keenam berakhir, tim SAR juga belum menemukan tanda-tanda keberadaan speedboat yang membawa delapan orang tersebut.

"Masih nihil, belum ada melihat tanda-tanda speedboat tersebut," kata Amrad.

Sebagai informasi, peristiwa hilang kontak speedboat bermula saat kapal itu bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita menuju Gunung Anak Krakatau pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB dengan estimasi perjalanan sekitar dua jam. 

Pada pukul 14.42 WIB, kapal dilaporkan hilang kontak di antara perairan Carita dan Gunung Anak Krakatau. 

Komunikasi terakhir tercatat pada pukul 18.13 WIB dengan posisi di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau, sebelum kemudian tidak dapat lagi terhubung.

Adapun kapal itu mengangkut 5 jurnalis. Sementara tiga orang lainnya merupakan kapten kapal, anak buah kapal dan pemandu. Identitas mereka yang belum ditemukan di antaranya:

1. Warta (Kapten kapal), 55 tahun
2. Surakman (ABK), 60 tahun
3. Heriyanto (Guide), 49 tahun
4. M. Bagus Khoirunnas (Pewarta Foto Antara)
5. Arie Basuki (Pewarta Foto Merdeka.com)
6. Yudistiro Pranoto (Pewarta Foto iNews.id), 43 tahun
7. Firdaus Wajidi (Jurnalis Anadolu Agency)
8. Donal Husni (Freelance).

Topik Menarik