AS Siap Bantu Arab Saudi Serang Houthi, tapi...

AS Siap Bantu Arab Saudi Serang Houthi, tapi...

Terkini | inews | Minggu, 13 September 2026 - 03:02
share

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) dilaporkan menawarkan bantuan kepada Arab Saudi untuk melawan Houthi Yaman, menyusul meningkatnya intensitas serangan dari kelompok proksi Iran tersebut.

Stasiun televisi ABC, mengutip beberapa sumber pejabat AS, melaporkan militer AS tak akan terlibat langsung dalam serangan, melainkan hanya memberikan bantuan.

Meski demikian AS mungkin akan mengubah kebijakannya bergantung pada situasi, terutama jika eskalasi di Laut Merah, jalur penting lalu lintas energi dunia, meningkat.

Kepala Komando Pusat (Centcom) AS, Laksamana Brad Cooper, berkunjung ke Arab Saudi pada Jumat (11/9/2026), untuk mengikuti pertemuan koordinasi mendesak membahas serangan Houthi.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump dilaporkan menolak permintaan Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MBS), untuk menyerang kelompok Houthi di Yaman.

Portal berita Axios, mengutip beberapa sumber pejabat AS, melaporkan MBS menelepon Trump dua kali pada Kamis (10/9/2026) untuk mendesak serangan terhadap Houthi.

Namun para pejabat mengatakan, Trump menolak permintaan itu dengan alasan AS tidak memiliki rencana saat ini untuk ikut campur secara langsung dalam konflik melawan Houthi.

Sejak pertengahan Juli, Houthi terlibat dalam operasi tempur aktif melawan pasukan pemerintah Yaman yang didukung Saudi, di berbagai wilayah negara itu.

Pejabat senior Houthi, Khuzam Al Assad, mengatakan kepada kantor berita Rusia, RIA Novosti, militernya telah menguasai Kota Mocha serta seluruh pulau di Laut Merah.

Dalam perkembangan terbaru, Houthi juga menguasai Pulau Perim di Selat Bab Al Mandab 

Jika berhasil menguasai Selat Bab Al Mandab, jalur perairan yang terletak di sisi Semenanjung Arab berlawanan dengan Selat Hormuz, Houthi bisa memberikan keuntungan krusial bagi Iran, dalam konflik dengan AS.

Langkah tersebut berpotensi mengurangi pasokan energi yang melalui koridor transit utama dan memicu lonjakan harga minyak dunia.

Topik Menarik