Juicy Luicy Klarifikasi Batal Tampil di Batam, Ungkap Masalah Tiket hingga Bagasi Rp64 Juta
JAKARTA, iNews.id - Grup musik Juicy Luicy akhirnya memberikan klarifikasi terkait polemik batalnya penampilan mereka dalam ajang XYZ Liveground Batam yang sempat menjadi sorotan di media sosial. Klarifikasi tersebut disampaikan melalui unggahan di akun Instagram resmi Juicy Luicy.
Manajemen grup musik tersebut menyebut narasi yang beredar di masyarakat tidak sepenuhnya menggambarkan fakta dari sisi mereka.
Juicy Luicy menjelaskan, keputusan untuk tidak berangkat ke Batam diambil setelah sejumlah kesepakatan dengan pihak penyelenggara disebut tidak terpenuhi. Mereka mengaku telah mengikuti tata cara yang sebelumnya disepakati bersama.
“Sebuah klarifikasi dari Juicy Luicy. Beberapa hari ini menjadi hari yang cukup berat buat kami karena narasi dan fakta dengan mudahnya diputarbalikkan. Semua yang kami lakukan semata-mata mengikuti tata cara yang sudah disepakati bersama dari awal, namun tidak diindahkan oleh penyelenggara,” tulis manajemen Juicy Luicy, dikutip Jumat (11/9/2026).
Menurut manajemen, salah satu persoalan yang muncul adalah kewajiban pembayaran dari penyelenggara yang disebut belum diselesaikan. Sejak H-7 acara, tim Juicy Luicy mengaku terus meminta kepastian sekaligus pelunasan, tetapi respons yang diterima dinilai lambat dan beberapa kali tidak mendapat balasan.
“Proses yang sungguh melelahkan, setiap hari kami menagih pelunasan dan kepastian sejak H-7 acara, yang di mana seharusnya sudah diselesaikan. Kadang digantung, seringnya tidak dibalas, mungkin seharusnya kami kaku saja menerapkan pembatalan karena penyelenggara tidak kunjung melaksanakan kewajiban,” tulis mereka.
Manajemen kemudian membeberkan kronologi persoalan tersebut. Pada hari keberangkatan, mereka mendapat informasi bahwa penerbangan menuju Batam dijadwalkan sekitar pukul 05.00 WIB.
Namun, hingga malam sebelum keberangkatan, tiket pesawat disebut belum diterima. Kondisi tersebut menjadi persoalan karena Juicy Luicy bersama tim berada di Bandung, sementara penerbangan dijadwalkan berangkat dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.
“Jam 8 malam lewat, waktu keberangkatan makin dekat. Kami beserta tim produksi harus segera mendapat kepastian berangkat atau tidak karena posisi kami di Bandung, sedangkan penerbangan dari Soekarno-Hatta. Namun, lagi-lagi ini tidak dihiraukan oleh penyelenggara,” tulis pihak Juicy Luicy.
Setelah meminta kepastian, tiket keberangkatan akhirnya dikirim penyelenggara sekitar pukul 22.26 WIB. Namun, menurut Juicy Luicy, bukti pemesanan penginapan, tiket kepulangan, hingga ketersediaan bagasi terdaftar atau pre-paid baggage belum diberikan.
Padahal, menurut manajemen, sejumlah kebutuhan tersebut telah tercantum dalam riders atau kesepakatan teknis penampilan.
Tim Juicy Luicy kemudian melakukan pengecekan secara mandiri melalui situs resmi maskapai. Dari pengecekan tersebut, mereka memperkirakan biaya tambahan bagasi yang dibutuhkan mencapai sekitar Rp44 juta.
Besarnya biaya tersebut disebut berkaitan dengan perubahan maskapai yang dilakukan penyelenggara. Menurut Juicy Luicy, maskapai yang kemudian digunakan hanya memberikan jatah bagasi gratis 15 kilogram per orang sehingga kebutuhan ekstra bagasi tim menjadi lebih besar.
“Penyelenggara dengan segala dalihnya mengatakan sedang memproses dengan segera, namun tak kunjung datang hasilnya. Kami melakukan pengecekan di web airlines bahwa harga pre paid bagasi sekitar Rp44 juta,” tulis mereka.
Mendekati tengah malam, penyelenggara disebut menawarkan pembayaran awal sebesar Rp26 juta agar tim Juicy Luicy segera berangkat menuju Bandara Soekarno-Hatta. Sementara sisa pembayaran dijanjikan akan dilunasi setelah mereka tiba di bandara.
Namun, menurut pihak Juicy Luicy, pembayaran tersebut tidak kunjung diterima hingga tim tiba di bandara.
“Tepat di tengah malam, penyelenggara kemudian menawarkan untuk melakukan pembayaran Rp26 juta terlebih dahulu agar kami segera berangkat menuju bandara Soekarno-Hatta, sisanya akan dilunasi ketika kami sampai di bandara. Lagi-lagi semua hanya janji semata, sesampainya di bandara penyelenggara bahkan belum melakukan transfer Rp26 juta yang dijanjikan,” tulis mereka.
Sesampainya di Bandara Soekarno-Hatta, waktu keberangkatan semakin dekat. Tim Juicy Luicy menyebut batas akhir penyerahan bagasi adalah sekitar pukul 04.00 WIB.
Karena kebutuhan bagasi harus diselesaikan secara mendadak di konter bandara, biaya yang harus dikeluarkan disebut meningkat menjadi sekitar Rp64 juta.
Situasi tersebut akhirnya membuat Juicy Luicy mempertimbangkan kembali keberangkatan mereka. Setelah sejumlah janji pembayaran disebut tidak terealisasi, mereka menilai tidak memiliki kepastian yang cukup untuk melanjutkan perjalanan ke Batam.
“Bagaimana mungkin kami percaya bahwa penyelenggara akan membayarkan angka sebesar itu setelah kami dibohongi berkali-kali? Karena itu, kami memutuskan untuk tidak pergi ke Batam,” tulis pihak Juicy Luicy.
Juicy Luicy menegaskan keputusan tersebut diambil berdasarkan rangkaian persoalan yang mereka alami menjelang keberangkatan. Klarifikasi itu disampaikan untuk memberikan gambaran mengenai alasan mereka akhirnya batal tampil dalam acara tersebut.









