Jangan Biarkan Baju Basah Kering di Badan, Bisa Picu Kurap hingga Jerawat Punggung

Jangan Biarkan Baju Basah Kering di Badan, Bisa Picu Kurap hingga Jerawat Punggung

Gaya Hidup | inews | Sabtu, 12 September 2026 - 07:57
share

JAKARTA, iNews.id - Membiarkan pakaian basah akibat keringat mengering sendiri di badan setelah berolahraga ternyata dapat memicu berbagai masalah kesehatan kulit. Kondisi hangat, lembap, dan minim sirkulasi udara dari pakaian berkeringat bisa menjadi lingkungan ideal bagi jamur dan bakteri berkembang biak hingga menyebabkan kurap dan jerawat punggung.

Hal tersebut disampaikan dokter sekaligus influencer kesehatan, dr Cecep Hermawan, melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya. Dia mengingatkan, kebiasaan menunda mengganti pakaian setelah beraktivitas fisik bukan hanya berisiko menimbulkan bau badan.

“Membiarkan baju keringat kering di badan bukan cuma soal bau. Ini adalah 'undangan' bagi jamur penyebab Kurap & bakteri pemicu Jerawat Punggung,” ujar dr Cecep, dikutip Sabtu (12/9/2026).

Menurut dia, kulit manusia secara alami memiliki mikroorganisme berupa jamur dan bakteri normal. Namun, pakaian basah yang terus menempel pada tubuh dapat menciptakan kondisi yang mendukung mikroorganisme tersebut berkembang secara berlebihan.

“Saat kamu membiarkan baju basah menempel, kamu menciptakan ekosistem sempurna hangat, lembab, dan kedap udara yang membuat mereka berkembang biak tak terkendali. Gesekan dari pakaian juga bisa merusak folikel rambut, membuka 'pintu masuk' bagi bakteri untuk menyebabkan Folikulitis (jerawat badan),” katanya.

Beberapa masalah kulit yang dapat muncul akibat kebiasaan tersebut antara lain Tinea Corporis atau kurap, Folliculitis atau peradangan folikel rambut, serta Bacne atau jerawat punggung.

Untuk mencegah gangguan kulit akibat keringat, dr Cecep membagikan sejumlah langkah praktis. Pertama, segera ganti pakaian basah dengan baju yang kering dan longgar. Dia juga menyarankan memberikan waktu sekitar 20 hingga 30 menit untuk pendinginan sebelum mandi.

Kedua, pilih pakaian olahraga yang tepat. Saat berolahraga, utamakan pakaian berbahan wicking seperti dri-fit yang mampu membantu menguapkan keringat dengan cepat.

“Hindari katun murni yang hanya menyerap dan menahan basah menempel di kulitmu,” kata dr Cecep.

Ketiga, perkuat pertahanan kulit. Bagi orang yang rentan mengalami jerawat badan atau infeksi jamur, dia menyarankan penggunaan sabun antibakteri atau antijamur 2-3 kali seminggu pada area yang rentan seperti dada dan punggung, diselingi dengan eksfoliasi rutin.

Jika kondisi tidak memungkinkan untuk segera mandi setelah berolahraga, dr Cecep menyarankan langkah pertolongan pertama dengan mengeringkan tubuh menggunakan handuk. Keringat pada sejumlah area, seperti punggung, dada, dan ketiak, juga dapat diseka menggunakan tisu basah antibakteri.

“Keringkan badan dengan handuk, seka area paling berkeringat (punggung, dada, ketiak) dengan tisu basah antibakteri. Pilih yang alcohol-free untuk mengurangi risiko iritasi, gunakan dengan usapan lembut, jangan digosok kasar. Ingat, ini bukan pengganti mandi ya! Segera ganti dengan set pakaian yang benar-benar kering dan longgar. Ini jauh lebih baik daripada tidak melakukan apa-apa,” ujarnya.

Topik Menarik