Kylian Mbappe Diserang Legenda Prancis Gara-Gara Ballon d'Or, Disebut Kekanak-kanakan

Kylian Mbappe Diserang Legenda Prancis Gara-Gara Ballon d'Or, Disebut Kekanak-kanakan

Olahraga | inews | Selasa, 8 September 2026 - 16:46
share

MADRID, iNews.id - Kylian Mbappe mendapat kritik keras dari legenda Timnas Prancis Christophe Dugarry setelah mengungkap keyakinannya bisa memenangkan Ballon d'Or. Pernyataan penyerang Real Madrid itu dinilai terlalu berfokus pada penghargaan individu.

Mbappe menjadi salah satu kandidat kuat dalam perebutan Ballon d'Or tahun ini setelah tampil luar biasa bersama Real Madrid. Pemain berusia 27 tahun tersebut mencetak 42 gol dalam 44 pertandingan di semua kompetisi musim lalu.

Meski memiliki catatan impresif, Mbappe belum pernah memenangkan penghargaan individu paling bergengsi bagi pesepak bola tersebut. Prestasi terbaiknya terjadi pada 2023 ketika dia finis di posisi ketiga di belakang Erling Haaland dan Lionel Messi.

Menjelang acara penghargaan Ballon d'Or yang akan berlangsung di London, Mbappe mengaku optimistis peluangnya tahun ini cukup besar. Dia merasa performanya bersama Real Madrid membuat dirinya memiliki alasan untuk bersaing.

“Saya pikir ketika bermain untuk Real Madrid, klub terbaik di dunia, orang-orang mengaitkan Anda dengan penghargaan ini (Ballon d'Or),” ujar Mbappe.

“Ada banyak orang yang membicarakan saya dan Ballon d'Or. Tentu saya sudah membuat sejarah di kompetisi paling penting. Mungkin ini tahun yang bagus untuk mendapatkannya, tetapi orang-orang bisa memilih berdasarkan apa yang mereka pikirkan,” lanjutnya.

Mbappe juga menegaskan dirinya selalu memiliki keyakinan tinggi terhadap kemampuan sendiri. Namun, dia tetap menghormati pandangan berbeda dari para pemilih Ballon d'Or.

“Saya selalu berpikir saya adalah pemain terbaik di dunia, tetapi setiap orang memiliki pendapat masing-masing. Mungkin orang lain berpikir berbeda. Saya rasa ini bukan diskusi yang perlu dilakukan,” kata Mbappe.

Dugarry Kritik Keras Pernyataan Mbappe

Pernyataan Mbappe tersebut ternyata mendapat respons keras dari Christophe Dugarry. Mantan pemain Timnas Prancis yang menjadi bagian dari skuad juara Piala Dunia 1998 itu menilai sikap Mbappe tidak mencerminkan seorang pemimpin.

Dugarry menganggap pemain yang menjabat sebagai kapten Timnas Prancis seharusnya lebih mengedepankan kepentingan tim dibanding membicarakan penghargaan pribadi.

“Meminta penghargaan individu secara terbuka seperti itu, menurut saya kekanak-kanakan dan menyedihkan. Tidak ada hal hebat dari meminta penghargaan tersebut, terutama sebagai kapten tim nasional,” ujar Dugarry.

Menurut Dugarry, sepak bola modern semakin mengarah pada kepentingan individu. Dia menilai pemain seharusnya lebih banyak membicarakan kerja sama tim, gelar, dan pencapaian bersama.

“Sepak bola semakin individualistis, dan terlalu sering hal itu membuat saya muak. Daripada membicarakan diri sendiri dan penghargaan individu, seharusnya berbicara tentang tim, berbagi kesuksesan, serta trofi yang belum berhasil dimenangkan bersama,” kata Dugarry.

Mbappe sendiri masih menjadi salah satu kandidat utama dalam persaingan Ballon d'Or. Selain dirinya, sejumlah nama besar juga masuk daftar kandidat seperti Harry Kane, Lamine Yamal, Lionel Messi, serta beberapa pemain Paris Saint-Germain yang sukses memenangkan Liga Champions.

Ketika ditanya mengenai siapa yang akan dia pilih dalam pemungutan suara Ballon d'Or, Mbappe memberikan jawaban yang kembali menuai perhatian.

“Siapa yang saya pilih? Diri saya sendiri. Tetapi saya bisa memahami mereka yang memilih berbeda. Kita tidak hidup dalam kediktatoran pemikiran,” ujar Mbappe.

Dia juga menilai dirinya memiliki alasan kuat untuk memenangkan penghargaan tersebut.

“Ketika saya melihat argumen yang ada dan melihat persaingannya, saya merasa jika saya menang itu bukan sebuah pencurian,” tutur Mbappe.

Topik Menarik