Erupsi Gunung Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Penumpang di Surabaya Beralih ke Kereta

Erupsi Gunung Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Penumpang di Surabaya Beralih ke Kereta

Berita Utama | inews | Senin, 7 September 2026 - 07:51
share

SURABAYA, iNews.id - Erupsi Gunung Anak Krakatau mengganggu sejumlah perjalanan pesawat hingga menyebabkan pembatalan penerbangan. Kondisi tersebut membuat sebagian penumpang di Surabaya beralih menggunakan kereta api jarak jauh melalui Stasiun Surabaya Pasarturi.

Peningkatan jumlah penumpang terlihat di Stasiun Surabaya Pasarturi. Kondisi ini mendorong KAI Daop 8 Surabaya menambah kapasitas pada dua perjalanan kereta api tujuan Jakarta, yakni KA Argo Anggrek relasi Surabaya Pasarturi–Gambir dan KA Gumarang relasi Surabaya Pasarturi–Pasarsenen.

Pada KA Argo Anggrek, KAI menambah satu kereta kelas eksekutif. Semula, kereta api tersebut membawa delapan kereta kelas eksekutif, kemudian ditingkatkan menjadi sembilan kereta.

Sementara itu, kapasitas KA Gumarang ditambah dua kereta kelas ekonomi New Generation. Sebelumnya, KA Gumarang terdiri atas empat kereta kelas eksekutif dan lima kereta ekonomi New Generation, kemudian ditingkatkan menjadi empat kereta kelas eksekutif dan tujuh kereta ekonomi New Generation.

Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono mengatakan, penambahan kapasitas tersebut merupakan langkah KAI untuk memberikan alternatif transportasi bagi masyarakat sekaligus menyesuaikan kapasitas angkutan dengan kebutuhan pelanggan.

“PT KAI Daop 8 Surabaya juga menambah kapasitas dua kereta api reguler keberangkatan dari Stasiun Surabaya-Pasar Turi, yakni KA Gumarang relasi Surabaya Pasar Turi–Pasar Senen serta ada KA Anggrek relasi Surabaya Pasarturi–Gambir. Penambahan kapasitas ini untuk mengakomodasi kebutuhan transportasi masyarakat,” ujar Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, Minggu (6/9/2026).

Penambahan kapasitas kedua kereta api tersebut juga menjadi upaya KAI mengoptimalkan layanan angkutan penumpang dari Surabaya menuju Jakarta.

Dengan penambahan kapasitas ini, masyarakat yang terdampak gangguan penerbangan memiliki alternatif perjalanan menggunakan kereta api jarak jauh dari Stasiun Surabaya Pasarturi.

Topik Menarik